Stasiun Mojokerto Layani 36.637 Pelanggan Selama Juli, Kereta Api Makin Diminati

MOJOKERTO (Awalan.id) – Stasiun Mojokerto mencatat aktivitas perjalanan yang cukup tinggi sepanjang Juli 2026. Sebanyak 36.637 pelanggan dilayani melalui stasiun tersebut selama satu bulan, atau mengalami pertumbuhan sekitar 1 persen dibandingkan Juli 2025.

Data PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya menunjukkan, pada Juli tahun ini terdapat 16.613 pelanggan yang naik dari Stasiun Mojokerto. Sementara pelanggan yang turun mencapai 20.024 orang. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan Juli 2025 yang mencatat total 36.122 pelanggan.

Terdiri dari 16.106 pelanggan naik dan 20.016 pelanggan turun. Kenaikan jumlah pelanggan tersebut menjadi gambaran bahwa kereta api masih memiliki daya tarik sebagai moda transportasi masyarakat. Kereta api digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bekerja, sekolah, bepergian antarkota, hingga perjalanan wisata.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan menjadi salah satu indikator terjaganya kepercayaan masyarakat terhadap layanan kereta api. “Kami melihat pertumbuhan ini sebagai bentuk kepercayaan masyarakat terhadap kereta api sebagai moda transportasi yang aman, nyaman, dan dapat diandalkan,” ujarnya, Sabtu (8/8/2026).

Stasiun Mojokerto sendiri menjadi salah satu titik penting bagi mobilitas masyarakat Mojokerto dan daerah di sekitarnya. Beragam tujuan perjalanan dapat dijangkau menggunakan layanan kereta api sehingga masyarakat memiliki pilihan transportasi selain kendaraan pribadi.

Menurut Mahendro, meningkatnya penggunaan kereta api juga menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap transportasi publik yang efektif dan efisien terus berkembang. Kereta api dinilai memiliki sejumlah keunggulan, di antaranya jadwal perjalanan yang teratur serta fasilitas yang menunjang kenyamanan pelanggan.

Baik di stasiun maupun selama perjalanan. Untuk menjaga kualitas pelayanan di tengah tingginya mobilitas masyarakat, KAI Daop 8 Surabaya memastikan kesiapan dilakukan di berbagai lini. Mulai sarana dan prasarana, pelayanan di stasiun, proses boarding hingga pelayanan selama perjalanan menjadi perhatian.

“Dalam menghadapi tingginya mobilitas masyarakat, kami memastikan seluruh jajaran KAI Daop 8 Surabaya siap memberikan pelayanan terbaik. Aspek keselamatan, keamanan, kenyamanan, dan ketepatan waktu perjalanan terus menjadi perhatian utama,” katanya.

KAI juga terus mendorong pemanfaatan teknologi untuk membuat perjalanan pelanggan semakin praktis. Pembelian tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website resmi KAI maupun kanal resmi lainnya. Pelanggan juga dapat mengecek jadwal perjalanan, ketersediaan tiket dan berbagai informasi perjalanan melalui layanan digital tersebut.

Sementara bagi stasiun yang telah dilengkapi Face Recognition Boarding Gate, pelanggan dapat memanfaatkan teknologi tersebut untuk mempercepat proses boarding. Di tengah pertumbuhan jumlah pelanggan, KAI Daop 8 Surabaya mengingatkan masyarakat agar tetap mengutamakan keselamatan selama menggunakan layanan kereta api.

Pelanggan diminta mematuhi ketentuan yang berlaku, memperhatikan arahan petugas dan informasi perjalanan. Perhatian juga perlu diberikan terhadap barang bawaan serta anggota keluarga yang membutuhkan pendampingan, khususnya anak-anak dan lansia.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api untuk melakukan perjalanan. Kepercayaan masyarakat ini menjadi semangat bagi seluruh insan KAI untuk terus memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya. [Mia/Red]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *