Prakiraan Cuaca Jawa Timur 3 Agustus 2026 : Didominasi Cerah, Hujan Ringan Masih Berpeluang Terjadi

JAWA TIMUR (Awalan.id) – Cuaca di wilayah Jawa Timur pada Senin (3/8/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah hingga cerah berawan. Meski demikian, masyarakat tetap diminta mewaspadai potensi hujan ringan yang masih berpeluang terjadi pada pagi hingga sore hari di sejumlah wilayah.

Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, kondisi cuaca pada pagi hari diperkirakan cerah dengan peluang hujan ringan. Memasuki siang hingga sore, cuaca berubah menjadi cerah berawan dan masih berpotensi terjadi hujan ringan.

Sementara pada malam hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan peluang munculnya udara kabur. Adapun pada dini hari, kondisi cuaca kembali cerah dengan potensi kabut atau asap di beberapa daerah.

Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan cuaca meskipun secara umum kondisi di Jawa Timur cenderung cerah.

“Cuaca cerah bukan berarti masyarakat boleh lengah. Potensi hujan ringan masih ada pada pagi hingga sore hari. Selain itu, pada malam hingga dini hari juga perlu diwaspadai adanya udara kabur serta kabut atau asap yang dapat mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengguna jalan,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan warga yang beraktivitas di luar ruangan untuk menyesuaikan aktivitas dengan kondisi cuaca, terutama di wilayah dataran tinggi yang berpotensi mengalami kabut pada dini hari.

Menurutnya, perubahan cuaca yang terjadi dalam masa peralihan musim dapat berlangsung cukup cepat sehingga masyarakat diharapkan selalu memantau informasi resmi dari BMKG maupun BPBD setempat.

Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 11 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 47 hingga 100 persen. Sementara angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan 5 hingga 39 kilometer per jam.

“Masyarakat juga diimbau menjaga kesehatan karena perbedaan suhu antara siang dan malam cukup signifikan. Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi kawasan yang berpotensi berkabut atau mengalami penurunan jarak pandang pada malam hingga dini hari,” tegasnya. [Red]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *