Bulog Jatim Siapkan 2.000 Ton Beras Premium, Dijual Rp14.900 per Kilogram di Ritel Modern

MOJOKERTO (Awalan.id) – Perum Bulog Kantor Wilayah (Kanwil) Jawa Timur memastikan ketersediaan beras premium di pasaran tetap aman. Saat ini, Bulog Jatim menyiapkan stok setara 2.000 ton beras premium yang dipasarkan melalui sejumlah ritel modern di berbagai daerah.

Pemimpin Wilayah Perum Bulog Kanwil Jawa Timur, Langgeng Wisnu A mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya Bulog menjaga ketersediaan pangan sekaligus mendukung pengendalian inflasi di Jawa Timur.

Selain menyalurkan Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) kualitas medium secara rutin ke pasar tradisional dan ritel modern, Bulog Jatim juga memperluas distribusi beras premium yang memiliki permintaan cukup tinggi di masyarakat.

“Selain Beras SPHP kualitas medium yang rutin didistribusikan ke pasar-pasar dan ritel modern, Bulog Jatim juga melakukan penjualan beras premium yang menjadi primadona masyarakat,” ujarnya, Rabu (5/8/2026).

Menurutnya, beras premium Bulog kini telah tersedia di berbagai jaringan ritel modern, seperti Indomarco, Indogrosir, Superindo, Basmalah, serta sejumlah ritel lainnya. Distribusi juga dilakukan melalui Sentra Penggilingan Padi (SPP) milik Bulog.

 

Langgeng menjelaskan, stok setara 2.000 ton beras premium tersebut diproduksi melalui fasilitas penggilingan yang dimiliki Bulog Jatim. Adapun harga jual kepada konsumen di ritel modern dipatok sebesar Rp14.900 per kilogram.

“Harga jual di ritel modern kepada konsumen sebesar Rp14.900 per kilogram dengan kualitas premium,” ujarnya.

Untuk menjamin kontinuitas pasokan, Bulog Jatim mengoperasikan empat Sentra Penggilingan Padi (SPP) yang berada di Banyuwangi, Jember, Bojonegoro, dan Ponorogo. Selain itu, Bulog juga memiliki satu kompleks Sentra Penggilingan Beras (SPB) di Sidoarjo.

Seluruh fasilitas tersebut menjadi pusat produksi beras premium yang dipasok secara berkelanjutan ke pasar dan jaringan ritel modern di Jawa Timur. Dengan dukungan sentra produksi tersebut, Bulog Jatim optimistis mampu menjaga ketersediaan beras premium sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah permintaan yang terus meningkat.

Langgeng menegaskan, Bulog akan terus mengoptimalkan produksi dan distribusi beras agar pasokan tetap terjaga serta harga di tingkat konsumen tetap stabil. [Mia/Red]

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *