Libur Sekolah, Ribuan Wisatawan Masuk Mojokerto Lewat Jalur Kereta Api

MOJOKERTO (Awalan.id) – Masa libur sekolah 2026 membawa dampak positif terhadap aktivitas transportasi kereta api di Stasiun Mojokerto. Selama periode 22 Juni hingga 12 Juli 2026, sebanyak 31.185 pelanggan tercatat menggunakan layanan kereta api di stasiun tersebut.
Data PT KAI Daop 8 Surabaya menunjukkan jumlah pelanggan mengalami peningkatan sekitar 5 persen dibandingkan periode libur sekolah tahun 2025 yang mencapai 29.643 pelanggan. Dari total tersebut, sebanyak 14.918 pelanggan melakukan perjalanan berangkat dari Stasiun Mojokerto.
Sedangkan 16.267 pelanggan tercatat tiba di stasiun setempat. Tingginya jumlah pelanggan yang datang menunjukkan Mojokerto menjadi salah satu daerah tujuan yang diminati masyarakat selama musim liburan. Tidak hanya untuk keperluan mengunjungi keluarga, tetapi juga untuk menikmati berbagai destinasi wisata yang ada di Kota maupun Kabupaten Mojokerto.
Manajer Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menyampaikan, dominasi penumpang datang dibandingkan penumpang berangkat menjadi indikator bahwa Mojokerto memiliki daya tarik tersendiri bagi masyarakat luar daerah.
“Stasiun Mojokerto memiliki peran strategis sebagai salah satu simpul transportasi di wilayah Daop 8 Surabaya. Selama masa libur sekolah, stasiun ini tidak hanya melayani masyarakat yang melakukan perjalanan ke berbagai kota, tetapi juga menjadi akses bagi wisatawan yang hendak mengunjungi berbagai destinasi wisata di Mojokerto maupun kawasan sekitarnya,” ujarnya, Senin (13/7/2026).

Menurutnya, peningkatan jumlah kedatangan penumpang turut memperkuat posisi Mojokerto sebagai daerah tujuan wisata. Wilayah ini memiliki beragam potensi mulai dari wisata sejarah peninggalan Kerajaan Majapahit, wisata budaya, hingga destinasi alam yang menjadi pilihan masyarakat saat musim liburan.
Di sisi lain, warga Mojokerto juga memanfaatkan layanan kereta api untuk bepergian ke berbagai daerah. Sejumlah kota yang menjadi tujuan perjalanan antara lain Surabaya, Yogyakarta, Solo, Madiun, Bandung, Jakarta, hingga Banyuwangi.
“Kereta api menjadi pilihan karena menawarkan kemudahan akses, perjalanan yang nyaman, serta ketepatan waktu. Hal tersebut menjadi pertimbangan masyarakat dalam menentukan moda transportasi, khususnya saat momen liburan sekolah,” jelasnya.
Untuk memastikan pelayanan tetap optimal selama periode padat perjalanan, KAI Daop 8 Surabaya melakukan berbagai persiapan, mulai dari pengecekan kesiapan sarana dan prasarana, peningkatan pelayanan di area stasiun, penambahan petugas, hingga penguatan aspek keselamatan perjalanan.
KAI juga terus mendorong pemanfaatan layanan digital guna memberikan kemudahan bagi pelanggan. Masyarakat dapat melakukan pembelian tiket melalui aplikasi Access by KAI serta memanfaatkan berbagai fasilitas layanan digital yang tersedia.
“KAI akan terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, nyaman, dan tepat waktu, sehingga perjalanan pelanggan menjadi lebih menyenangkan,” pungkasnya. [Mia/Red]
Berita Terkait





