Polres Ngawi Tingkatkan Patroli Cegah Karhutla Selama Musim Kemarau

NGAWI (Awalan.id) – Polres Ngawi Polda Jawa Timur meningkatkan patroli pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah kawasan rawan selama musim kemarau. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan potensi kebakaran sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam merespons laporan masyarakat.
Upaya tersebut juga dibuktikan dengan respons cepat jajaran Polsek Kedunggalar saat menerima laporan kebakaran lahan melalui layanan Call Center 110. Kebakaran yang terjadi di kawasan timur Monumen Suryo, tepatnya di Dusun Blumbang, Desa Bangunrejo Kidul, Kecamatan Kedunggalar, Kabupaten Ngawi, berhasil dipadamkan sebelum api meluas.
Kapolres Ngawi, AKBP Prayoga Angga Widyatama melalui Kapolsek Kedunggalar, AKP Karno mengatakan, anggotanya langsung bergerak ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat. Setelah menerima laporan melalui Call Center 110, anggota Polsek Kedunggalar segera melakukan penyisiran di lokasi.
“Saat tiba di lokasi, kami bersama warga menemukan titik api yang masih berukuran kecil dan langsung melakukan pemadaman sehingga api tidak meluas ke area sekitar,” ujarnya, Senin (20/7/2026).

Menurutnya, musim kemarau menjadi periode yang rawan terjadinya kebakaran hutan dan lahan. Karena itu, Polsek Kedunggalar secara rutin menggelar patroli di kawasan hutan yang berada di wilayah hukumnya sebagai langkah pencegahan. Patroli rutin dilaksanakan untuk mencegah Karhutla.
Selain patroli, kepolisian juga mengedukasi masyarakat agar tidak melakukan pembakaran sampah maupun membuka lahan dengan cara membakar karena berpotensi memicu kebakaran yang lebih luas. Menurutnya, nusim kemarau rawan terjadi kebakaran sehingga diimbau kepada warga agar lebih meningkatkan kewaspadaan dan tidak membakar sampah sembarangan.
AKP Karno juga mengajak masyarakat memanfaatkan layanan Call Center 110 secara gratis apabila menemukan kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi. Menurutnya, laporan yang cepat dari masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah kebakaran berkembang menjadi lebih besar.
“Respons cepat masyarakat yang melaporkan dan petugas yang menindaklanjuti menjadi kunci untuk mencegah kejadian berkembang menjadi lebih besar,” pungkasnya. [Al/Red]






