PWI Mojokerto Gandeng KPU dan Bawaslu, Nobar Final Piala Dunia Jadi Ajang Perkuat Sportivitas dan Demokrasi

MOJOKERTO (Awalan.id) – Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina melawan Spanyol akan menjadi lebih dari sekadar tontonan bagi masyarakat Mojokerto. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto menggandeng Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Mojokerto menggelar nonton bareng (nobar).
Nobar digelar sebagai wadah mempererat kebersamaan sekaligus menumbuhkan semangat sportivitas. Kegiatan bertajuk ‘Bersama Kita, Bersatu dalam Sportivitas’ itu akan digelar pada Minggu (20/7/2026) pukul 02.00 WIB di Sekretariat PWI Mojokerto, Jalan Pekayon, Kecamatan Kranggan, Kota Mojokerto. Masyarakat dapat mengikuti acara tersebut secara gratis.
Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham mengatakan, ide penyelenggaraan nobar muncul dari kebiasaan para wartawan yang memiliki minat besar terhadap sepak bola. Dari diskusi santai, muncul keinginan menghadirkan kegiatan yang dapat dinikmati bersama masyarakat.
“Teman-teman wartawan yang tergabung di PWI Mojokerto mayoritas hobi sepak bola. Dari obrolan santai itulah muncul ide menggelar nobar final Piala Dunia 2026. Kami kemudian berinisiatif menggandeng KPU dan Bawaslu Kabupaten Mojokerto agar kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan,” ujarnya, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, sepak bola memiliki kekuatan menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang. Karena itu, momentum final Piala Dunia 2026 dinilai tepat untuk mempererat hubungan antara insan pers, penyelenggara pemilu, dan masyarakat dalam suasana yang penuh kebersamaan.

“Melalui kegiatan nonton bareng ini kami ingin menghadirkan ruang kebersamaan bagi masyarakat. Sepak bola mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa melihat perbedaan. Semangat sportivitas yang ditunjukkan di lapangan juga diharapkan dapat menjadi inspirasi dalam kehidupan bermasyarakat maupun dalam membangun demokrasi yang sehat,” katanya.
Ia menambahkan, kolaborasi antara PWI, KPU, dan Bawaslu menunjukkan bahwa sinergi antarlembaga tidak selalu diwujudkan melalui forum formal. Kegiatan yang bersifat santai dan menghibur juga dapat menjadi sarana membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menyampaikan pesan-pesan positif.
Selain menyaksikan pertandingan final, peserta nobar juga diajak menjaga ketertiban, keamanan, dan kondusivitas selama kegiatan berlangsung.
“Kami mengundang seluruh masyarakat Mojokerto untuk hadir bersama keluarga, teman, maupun komunitas. Mari kita ramaikan nobar ini dengan tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan menjunjung tinggi sportivitas. Semoga kebersamaan ini semakin memperkuat persaudaraan serta semangat membangun Mojokerto yang cerdas dalam berdemokrasi,” tambahnya.
Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap nobar Final Piala Dunia FIFA 2026 dapat menjadi contoh bahwa olahraga mampu menjadi media pemersatu sekaligus memperkuat nilai-nilai pers yang independen, demokrasi yang berintegritas, serta kolaborasi lintas lembaga dalam membangun Kabupaten Mojokerto. [Mia/Red]
Berita Terkait






