Lewat Film, BNN Mojokerto Ajak Ratusan Remaja Bejijong Lawan Narkoba
MOJOKERTO (Awalan.id) – Upaya mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan generasi muda terus dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Mojokerto. Kali ini, pendekatan kreatif dipilih dengan mengajak lebih dari 100 remaja Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, mengenal bahaya narkoba melalui film.
Kegiatan tersebut dikemas dalam SINAR (Sinematografi Informatif Anti Narkoba) yang digelar di Pujasera Desa Bejijong, Kamis (13/8/2026). Film menjadi media untuk menyampaikan pesan-pesan Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) dengan cara yang lebih dekat dengan kehidupan anak muda.
Tak sekadar menyaksikan film, para peserta diajak menangkap pesan yang terkandung di dalamnya. Cara tersebut dinilai lebih efektif untuk membangun kesadaran karena informasi mengenai bahaya narkoba disampaikan melalui cerita dan pengalaman yang lebih mudah dipahami.
Salah satu peserta, Aulia, pelajar SMP Negeri 2 Trowulan, mengaku mendapatkan pesan penting dari film SINAR yang ditayangkan. “Film ini menceritakan, jika tidak akan ada cerita jika tidak ada yang mendengarkan,” ujar Aulia usai mengikuti kegiatan.
Sementara itu, Kepala BNN Kota Mojokerto, AKBP Damar Bastiar Amarapit mengatakan, pencegahan narkoba tidak bisa hanya mengandalkan sosialisasi konvensional. Perlu cara komunikasi yang mampu mengikuti perkembangan masyarakat, khususnya generasi muda.

“Melalui SINAR, kami ingin menghadirkan edukasi yang lebih dekat dengan masyarakat. Pesan pencegahan tidak hanya disampaikan secara verbal, tetapi dikemas secara kreatif,” ungkapnya.
AKBP Damar menambahkan, keterlibatan masyarakat menjadi bagian penting dalam upaya memutus penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika. Karena itu, edukasi harus diarahkan tidak hanya untuk memberikan pengetahuan, tetapi juga menumbuhkan kepedulian dan keberanian masyarakat untuk ikut melakukan pencegahan.
Menurutnya, tanggung jawab melindungi generasi muda dari narkoba berada di berbagai lingkungan. Mulai keluarga, sekolah, komunitas, lingkungan pergaulan hingga masyarakat secara luas memiliki peran masing-masing. Tujuannya agar dapat membangun kesadaran dan kepedulian bersama.
Di Desa Bejijong, pesan tersebut sekaligus diarahkan untuk memperkuat semangat Bersinar atau Bersih Narkoba. BNN Kota Mojokerto mendorong kolaborasi antarelemen masyarakat agar tercipta lingkungan yang sehat dan mampu menjadi benteng bagi generasi muda. Melalui SINAR, masyarakat juga tidak hanya menjadi penerima informasi.
Mereka diharapkan ikut menjadi bagian dari gerakan pencegahan narkoba di lingkungan masing-masing. BNN Kota Mojokerto memastikan pendekatan kreatif seperti SINAR akan terus dikembangkan sebagai bagian dari strategi P4GN. Pesan anti narkoba diharapkan dapat disampaikan dengan cara yang adaptif sehingga tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi berkembang menjadi kesadaran dan gerakan bersama. [Mia/Red]
Berita Terkait


