1.300 Santri MBI Amanatul Ummah Diingatkan Stop Bullying dan Senioritas

MOJOKERTO (Awalan.id) – Sebanyak 1.300 santri Madrasah Berbasis Internasional (MBI) Pondok Pesantren (Ponpes) Amanatul Ummah, Desa Kembangbelor, Kecamatan Pacet, mendapatkan sosialisasi dan pembinaan terkait pencegahan bullying, Jumat (4/9/2026).

Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam mengajak seluruh santri untuk menghentikan bullying dan membangun pergaulan yang sehat dengan saling menghormati serta menyayangi. Ia mengingatkan santri agar tidak melakukan tindakan bullying.

“Jangan mengolok-olok, menghina, merendahkan, memberikan julukan buruk, melakukan kekerasan maupun tindakan lain yang dapat menyakiti sesama. Tapi raihlah cita-citamu sebelum cinta-cintamu,” pesan Kapolsek kepada para santri.

Kapolsek juga menyoroti potensi senioritas di lingkungan pondok. Para santri senior diminta memperlakukan junior seperti keluarga sendiri, yakni membimbing, melindungi dan memberikan contoh yang baik.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Prof. Dr. KH. Asep Saifudin Chalim meminta seluruh santri mencermati materi yang diberikan sebagai bekal dalam menuntut ilmu sekaligus membentuk karakter dan akhlak yang baik.

“Seluruh santri agar mengikuti dan mencermati materi yang disampaikan oleh narasumber sebagai bekal dalam menuntut ilmu agama dan membentuk karakter yang baik selama berada di lingkungan pondok pesantren,” harapnya.

Di akhir kegiatan, seluruh santri menyatakan kesanggupan menjadi santri Ponpes Amanatul Ummah yang baik, bersungguh-sungguh menuntut ilmu agama, tidak terlibat tindakan kriminal, serta ikut mewujudkan Generasi Indonesia Emas 2045.

Kegiatan berlangsung tertib dan lancar. Para santri juga mendapatkan pemahaman mengenai dampak bullying, pentingnya menghormati sesama, serta konsekuensi hukum dari perbuatan yang melanggar aturan. [Mia/Red]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *