Prakiraan Cuaca Jawa Timur 2 September 2026 : Didominasi Cerah, Suhu Capai 37 Derajat
JAWA TIMUR (Awalan.id) – Cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada Rabu (2/9/2026) diprakirakan didominasi kondisi cerah sepanjang hari. Meski demikian, masyarakat perlu mewaspadai potensi udara kabur yang dapat terjadi pada pagi, malam hingga dini hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, pada pagi hari wilayah Jawa Timur diprakirakan cerah dengan peluang terjadi udara kabur. Memasuki siang hingga sore hari, cuaca diprakirakan tetap cerah.
Namun, terdapat peluang munculnya awan tebal di sejumlah wilayah. Sementara pada malam hari, kondisi cuaca kembali diprakirakan cerah dengan peluang terjadi udara kabur. Adapun pada dini hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dan masih berpeluang terjadi udara kabur.
Dari sisi temperatur, suhu udara di wilayah Jawa Timur diprakirakan berada pada kisaran 7 hingga 37 derajat Celsius. Kondisi ini menunjukkan adanya perbedaan suhu cukup signifikan antara sejumlah wilayah, terutama kawasan dataran tinggi dan wilayah yang lebih rendah.

Kelembapan udara diprakirakan berkisar antara 35 hingga 100 persen. Sementara angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan sekitar 5 hingga 37 kilometer per jam. Terlebih, kondisi cuaca cerah dan suhu yang cukup tinggi berpotensi membuat sejumlah wilayah terasa panas pada siang hari.
Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengatakan, masyarakat diimbau tetap memperhatikan kondisi cuaca dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap jarak pandang.
“Dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap jarak pandang yang dapat berkurang ketika terjadi udara kabur, khususnya bagi pengguna kendaraan yang beraktivitas pada pagi maupun malam hingga dini hari,” ujarnya.
Prakiraan cuaca tersebut disampaikan berdasarkan informasi dari Prakirawan BMKG Juanda untuk wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada, Rabu (2/9/2026). Kondisi cuaca dapat mengalami perubahan sehingga masyarakat diharapkan terus memantau informasi dan peringatan dini cuaca dari BMKG. [Red]

