Pengendara Motor Tewas Usai Terlibat Kecelakaan di Jalan Raya Perning Mojokerto
MOJOKERTO (Awalan.id) – Kecelakaan lalu lintas maut terjadi di Jalan Raya Desa Perning, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Sabtu (6/6/2026) malam. Seorang pengendara sepeda motor Honda Beat meninggal dunia setelah terlibat tabrakan dengan sebuah truk Hino Ranger dari arah berlawanan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Iptu Sujito mengatakan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 22.10 WIB. Korban diketahui berinisial NVO (32), seorang karyawan swasta asal Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto. Sepeda motor Honda Beat yang dikendarai korban melaju dari arah timur menuju barat.
“Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga terjadi akibat pengendara sepeda motor kurang konsentrasi saat berkendara. Setibanya di lokasi kejadian, kendaraan diduga berjalan terlalu ke kanan hingga masuk ke jalur berlawanan,” ujarnya, Senin (8/6/2026).

Pada saat yang sama, sebuah truk Hino Ranger yang dikemudikan SPD (44), warga Kabupaten Nganjuk, melaju dari arah barat menuju timur. Karena jarak kedua kendaraan sudah dekat, benturan keras tidak dapat dihindari. Akibat kecelakaan tersebut, korban tewas di lokasi kejadian.
Petugas Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP), mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan.
Jenazah korban dievakuasi ke RSU Dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Namun nyawanya tidak dapat diselamatkan. Pengguna jalan dihimbau agar selalu mengutamakan keselamatan saat berkendara, tetap fokus, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak memaksakan diri mengemudi ketika kondisi tubuh lelah atau mengantuk.
“Kami mengingatkan masyarakat agar selalu berhati-hati di jalan, menjaga konsentrasi saat berkendara, tidak melakukan pelanggaran lalu lintas, dan selalu mengutamakan keselamatan. Kecelakaan sering kali diawali dari kelalaian yang sebenarnya bisa dicegah,” pungkasnya. [Mia/Red]

