Knalpot Brong Bikin Resah, Polsek Pacet Turun ke Sekolah Bina Pelajar
MOJOKERTO (Awalan.id) – Penggunaan knalpot brong atau knalpot tidak standar yang menimbulkan suara bising menjadi perhatian Polsek Pacet, Polres Mojokerto. Untuk mencegah kebiasaan tersebut di kalangan generasi muda, polisi turun langsung ke sekolah memberikan edukasi sekaligus melakukan pemeriksaan kendaraan pelajar.
Kali ini, kegiatan menyasar siswa SMAN 1 Pacet, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (7/9/2026). Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.00 WIB itu melibatkan lima personel Polsek Pacet. Mewakili Kapolsek Pacet, Kanit Samapta Aiptu Arik Hidayat bersama Kanit Binmas Aiptu Rizal Catur Wicaksono memimpin langsung kegiatan di lingkungan sekolah.
Anggota memberikan sosialisasi mengenai pentingnya tertib berlalu lintas dan mengutamakan keselamatan saat berkendara. Para pelajar juga diingatkan agar selalu mematuhi aturan ketika menggunakan sepeda motor di jalan raya. Tak hanya memberikan penyuluhan, polisi juga melakukan pemeriksaan preventif terhadap kendaraan bermotor yang digunakan para siswa.
Pemeriksaan meliputi kelengkapan administrasi hingga kondisi serta spesifikasi fisik sepeda motor. Salah satu yang menjadi perhatian petugas adalah penggunaan knalpot brong. Knalpot tidak standar yang menghasilkan suara bising dinilai dapat mengganggu kenyamanan masyarakat dan pengguna jalan lainnya.
Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam mengatakan, pembinaan terhadap pelajar merupakan langkah strategis untuk mencegah pelanggaran sekaligus menekan potensi kecelakaan lalu lintas. “Pengecekan dan imbauan ini adalah langkah preventif kami untuk melindungi generasi penerus bangsa dari ancaman fatalitas kecelakaan,” ujarnya.
Masih kata Kapolsek, pelajar harus menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing, bukan justru menjadi pelanggar aturan. Pihaknya memastikan langkah persuasif tersebut membawa dampak positif. Ia menegaskan, penertiban knalpot tidak standar menjadi salah satu perhatian kepolisian karena penggunaannya sangat meresahkan warga.
Menurutnya, pendekatan persuasif kepada pelajar perlu terus dikedepankan. Edukasi sejak bangku sekolah diharapkan mampu membentuk kesadaran sehingga para pelajar memahami aturan lalu lintas bukan semata-mata karena takut ditindak, melainkan karena menyadari pentingnya keselamatan dan kenyamanan bersama.
“Polisi Mojokerto sebagai Polisi Rakyat akan selalu proaktif membina dan mengayomi masyarakat luas. Polsek Pacet juga berkomitmen memperkuat komunikasi dan sinergi dengan sekolah-sekolah di wilayah Kecamatan Pacet. Kerja sama ini diperlukan untuk terus mengkampanyekan keselamatan berlalu lintas kepada para pelajar,” tegasnya
Kegiatan pemeriksaan dan penyuluhan di SMAN 1 Pacet berlangsung tertib dan lancar. Pihak sekolah maupun para siswa menyambut baik langkah kepolisian tersebut. Polsek Pacet berharap para pelajar tidak hanya menjadi pengguna jalan yang tertib, tetapi juga mampu menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas di lingkungan masing-masing.
Dengan edukasi yang dilakukan secara berkelanjutan, kesadaran tertib berlalu lintas diharapkan tumbuh sejak dini. Termasuk kesadaran untuk tidak menggunakan knalpot brong yang dapat mengganggu ketenangan dan kenyamanan masyarakat. [Mia/Red]
Berita Terkait



