Prakiraan Cuaca Jawa Timur Minggu 9 Agustus 2026 : Hujan Ringan Berpotensi Turun, Kabut/Asap Muncul Malam hingga Dini Hari

JAWA TIMUR (Awalan.id) – Masyarakat di sejumlah wilayah Jawa Timur diminta mewaspadai perubahan kondisi cuaca pada Minggu (9/8/2026). Berdasarkan prakiraan Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, cuaca cerah hingga berawan berpotensi mendominasi sejumlah wilayah, namun hujan ringan masih berpeluang terjadi pada pagi hingga sore hari.
Pada pagi hari, cuaca Jawa Timur diprakirakan cerah dengan peluang hujan ringan di sejumlah wilayah. Memasuki siang hingga sore, kondisi cuaca diprakirakan berubah menjadi berawan dengan potensi hujan ringan. Sementara pada malam hari, cuaca diprakirakan berawan tebal. BMKG juga menyebut terdapat peluang munculnya kabut atau asap di sejumlah wilayah.
Kondisi serupa masih berpotensi terjadi pada dini hari. Cuaca diprakirakan kembali cerah, namun masyarakat tetap perlu mewaspadai kemunculan kabut atau asap yang dapat mengurangi jarak pandang, terutama bagi pengguna jalan. Prakirawan BMKG Juanda mencatat suhu udara di wilayah Jawa Timur hari ini berada pada kisaran 9 hingga 34 derajat Celsius.

Kelembapan udara cukup bervariasi, yakni 34 hingga 100 persen. Sementara itu, angin diprakirakan bertiup dari arah Timur Laut dengan kecepatan antara 5 hingga 38 kilometer per jam. Masyarakat dihimbau untuk tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama ketika melakukan aktivitas di luar rumah.
“Untuk masyarakat agar tetap waspada terhadap perubahan cuaca dan kondisi lingkungan. Jika terjadi hujan maupun jarak pandang berkurang akibat kabut atau asap, pengguna jalan diharapkan lebih berhati-hati,” ujar Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan.
Ia juga menambahkan, masyarakat juga perlu mengantisipasi kondisi lingkungan yang dapat memicu gangguan aktivitas, khususnya pada wilayah yang mengalami perubahan cuaca secara cepat. Dengan potensi hujan ringan pada pagi hingga sore serta kabut atau asap pada malam dan dini hari, masyarakat di Jawa Timur diimbau menyesuaikan aktivitas dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi di lingkungan masing-masing. [Red]
Berita Terkait





