Penumpang Motor Tewas Terlindas Trailer di Jembatan Gunung Gedangan Mojokerto

MOJOKERTO (Awalan.id) – Kecelakaan lalu lintas yang melibatkan sepeda motor dan truk trailer terjadi di Jalan Raya By Pass Jembatan Gunung Gedangan, Kelurahan Gunung Gedangan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Sabtu (20/6/2026). Penumpang sekitar pukul 08.00 WIB.
Insiden tersebut melibatkan sepeda motor Honda Vario 125 yang dikendarai YCD (27), warga Kabupaten Jombang, yang saat itu berboncengan dengan DDN (21), perempuan asal Kabupaten Sidoarjo. Kendaraan roda dua tersebut terlibat kecelakaan dengan sebuah mobil barang truk trailer yang dikemudikan DDK (41), warga Kabupaten Magetan.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Iptu Sujito, menjelaskan berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, kecelakaan bermula saat sepeda motor Honda Vario melaju dari arah utara menuju selatan.
“Pengendara sepeda motor berusaha mendahului truk trailer dari sisi kiri. Namun diduga karena kurang konsentrasi dan kondisi jalan yang mengalami penyempitan di area jembatan, sepeda motor mengalami selip dan terjatuh,” ujar Iptu Sujito.
Akibat kejadian tersebut, pengendara motor terjatuh ke sisi kiri jalan, sedangkan penumpangnya, DDN, terlempar ke arah kanan. Pada saat bersamaan, truk trailer yang berjalan lurus dari arah utara menuju selatan tidak dapat menghindari korban sehingga DDN terlindas ban belakang kendaraan tersebut.

Korban DDN sempat dievakuasi dan dibawa ke RSU dr. Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto. Namun, akibat luka berat yang dialaminya, korban dinyatakan meninggal dunia.
Petugas Satlantas Polres Mojokerto Kota yang menerima laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP, mengamankan barang bukti, serta meminta keterangan sejumlah saksi guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.
Iptu Sujito mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu berhati-hati dan mematuhi aturan lalu lintas saat berkendara.
“Kami mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga konsentrasi saat berkendara, menjaga jarak aman, serta tidak melakukan manuver menyalip apabila ruang yang tersedia tidak mencukupi. Keselamatan harus menjadi prioritas utama demi menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas,” tegasnya.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota Kompol Ninit Titis Dewiyani juga mengimbau masyarakat agar tidak berkendara dalam kondisi mengantuk maupun di bawah pengaruh alkohol, menghindari balap liar dan kebut-kebutan, serta selalu mengedepankan etika berlalu lintas guna mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Jaga keselamatan diri sendiri dan orang lain dalam berkendara. Keluarga selalu menunggu di rumah,” pesannya. [Mia/Red]






