El Nino dan Angin Kencang, Satpolairud Perketat Pemeriksaan Muatan Kapal di Pelabuhan Jangkar

SITUBONDO (Awalan.id) – Meningkatnya suhu udara akibat fenomena El Niño yang disertai angin laut cukup kencang membuat Satpolairud Polres Situbondo Polda Jatim meningkatkan pengawasan di Pelabuhan Jangkar, Kabupaten Situbondo.

Petugas memperketat pemeriksaan kendaraan beserta muatan yang akan menyeberang melalui pelabuhan tersebut. Langkah ini dilakukan untuk meminimalkan risiko kecelakaan laut maupun kebakaran kapal akibat barang berbahaya yang ikut diangkut selama pelayaran.

Pemeriksaan dilakukan terhadap seluruh kendaraan angkutan, mulai dari kelengkapan dokumen pengiriman hingga jenis barang yang dibawa. Petugas juga memastikan tidak ada muatan berbahaya, mudah terbakar, maupun mudah meledak yang masuk ke kapal dan berpotensi membahayakan penumpang serta awak kapal.

Kapolres Situbondo, AKBP Bayu Anuwar Sidiqie, melalui Kasat Polairud, AKP Gede Sukarmadiyasa mengatakan, pengawasan terhadap muatan kendaraan menjadi salah satu prioritas. Sebab, potensi bahaya tidak selalu berasal dari barang yang tercantum dalam dokumen ekspedisi.

“Tujuan pemeriksaan ini untuk mengantisipasi adanya muatan berbahaya yang dapat memicu kebakaran atau mengganggu keselamatan pelayaran,” ujarnya, Senin (10/8/2026).

Menurutnya, terdapat kemungkinan dokumen ekspedisi telah sesuai, namun dalam perjalanan sopir menambah muatan di luar manifes. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan risiko keselamatan ketika kendaraan sudah berada di atas kapal.

Sejumlah barang menjadi perhatian khusus petugas, di antaranya cairan mudah terbakar seperti bahan bakar minyak (BBM) dan cat berbahan kimia. Selain itu, gas bertekanan seperti tabung LPG dan asetilena serta padatan mudah terbakar seperti serbuk kayu, sulfur, maupun belerang juga mendapat pengawasan.

“Pengangkutan barang berbahaya telah diatur melalui peraturan perundang-undangan dan regulasi kementerian terkait. Karena itu, setiap pengiriman wajib memenuhi persyaratan keselamatan agar tidak membahayakan pelayaran,” terangnya.

Selain memeriksa muatan, personel Satpolairud juga mengecek kelengkapan dokumen barang. Petugas sekaligus memberikan edukasi kepada para pengguna jasa pelabuhan agar segera melapor apabila menemukan tindak kriminalitas maupun gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Dengan pemeriksaan yang ketat, kami ingin memastikan setiap pelayaran berlangsung aman. Pencegahan harus dilakukan sejak kendaraan dan barang masih berada di pelabuhan, bukan setelah kapal berada di tengah laut,” tegasnya.

Melalui pengawasan rutin di Pelabuhan Jangkar, Satpolairud Polres Situbondo berharap potensi kecelakaan akibat pengangkutan barang berbahaya dapat dicegah sejak dini. Dengan demikian, keselamatan pelayaran bagi seluruh pengguna jasa penyeberangan tetap terjaga.

“Masyarakat dapat menghubungi Call Center Polri 110 bebas pulsa untuk memperoleh pelayanan dan penanganan cepat dari petugas,” pungkasnya. [Al/Red]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *