Truk Misterius Diduga Tabrak Pemotor hingga Tewas di Gedeg Mojokerto, Polisi Lakukan Penyelidikan

MOJOKERTO (Awalan.id) – Satlantas Polres Mojokerto Kota masih menyelidiki kecelakaan maut yang menewaskan seorang pengendara sepeda motor di Jalan Raya Desa Terusan, tepat di depan Kantor Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Dalam insiden yang terjadi pada Sabtu (25/7/2026) pagi itu, sebuah truk diduga menabrak korban sebelum akhirnya melarikan diri.

Korban diketahui berinisial CAS (28), warga Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Ia meninggal dunia setelah mengalami kecelakaan beruntun yang melibatkan sepeda motor Honda Beat yang dikendarainya dan Honda Scoopy yang dikemudikan ARC (25), warga Desa Plandaan, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota, Ipda Sujito, menjelaskan peristiwa itu terjadi sekitar pukul 06.25 WIB. Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara, Honda Beat yang dikendarai CAS melaju dari arah Mojokerto menuju Jombang.

Diduga karena kurang memperhatikan arus lalu lintas di depannya, motor yang dikendarai korban menabrak bagian belakang Honda Scoopy yang melaju searah.

“Setelah menabrak kendaraan di depannya, korban CAS terjatuh ke arah kanan. Pada saat bersamaan, diduga korban tertabrak kendaraan truk dari arah berlawanan, Jombang menuju Mojokerto,” ujarnya, Minggu (26/7/2026).

Benturan tersebut mengakibatkan korban mengalami luka berat di bagian kepala, dada, dan kaki. Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, namun akhirnya meninggal dunia.

Polisi mengungkapkan, pengemudi truk yang diduga terlibat tidak berhenti untuk memberikan pertolongan maupun melaporkan kejadian kepada petugas. Sopir truk justru meninggalkan lokasi sehingga identitas kendaraan hingga kini belum diketahui.

“Untuk identitas kendaraan maupun nomor polisi truk tersebut belum diketahui dan saat ini masih dalam penyelidikan petugas Satlantas Polres Mojokerto Kota,” katanya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Mojokerto Kota, Kompol Ninit Titis Dewiyani mengatakan, pihaknya terus mengingatkan masyarakat agar mengutamakan keselamatan saat berkendara. Menurutnya, kecelakaan dapat dicegah apabila pengendara disiplin mematuhi aturan lalu lintas dan tetap fokus selama berada di jalan.

“Jangan berkendara dalam pengaruh alkohol, jangan melakukan balap liar atau kebut-kebutan, dan apabila mengantuk segera menepi serta beristirahat di tempat yang aman. Pengendara juga harus menjaga jarak aman, tidak menyalip jika ruang tidak mencukupi, selalu konsentrasi, serta beretika di jalan,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan bahwa setiap pengguna jalan memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan bersama. Karena itu, pengendara diminta selalu berhati-hati dan mengutamakan sikap saling menghormati di jalan demi mencegah terjadinya kecelakaan yang merenggut nyawa. [Mia/Red]

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *