Pelaku Curanmor di Pacet Gagal Kabur, Aksinya Terekam CCTV dan Diamankan Warga

MOJOKERTO (Awalan.id) – Aksi pencurian sepeda motor yang terjadi di Desa Kemiri, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, Senin (6/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB, berhasil digagalkan oleh pemilik kendaraan setelah memantau rekaman CCTV di rumahnya.

Korban berinisial SB (49), warga Desa Kemiri, nyaris kehilangan sepeda motor Honda Beat merah nopol S-6752-NF yang diparkir di depan teras rumah. Pelaku dan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat warna merah nopol S-6752-NF serta satu buah flashdisk berisi rekaman CCTV yang merekam aksi pelaku.

Kapolsek Pacet AKP Mohammad Khoirul Umam mengatakan, pelaku diketahui berinisial HE alias Plon (24), warga Puri, Kabupaten Mojokerto. Berdasarkan hasil penyelidikan dan rekaman CCTV, pelaku diduga lebih dahulu mengintai situasi dengan bersembunyi di belakang mobil milik korban.

“Posisi sepeda motor korban diparkir bersebelahan dengan mobil tersebut. Pelaku menunggu situasi sepi. Setelah merasa aman, pelaku menarik sepeda motor ke belakang dan menghidupkannya. Saat itu kunci kontak kendaraan diketahui masih menancap sehingga memudahkan pelaku menjalankan aksinya,” ujarnya, Selasa (7/7/2026).

Saat kejadian, istri korban memberi tahu bahwa ada seseorang berada di depan rumah. Karena sebelumnya korban memang menunggu kedatangan seorang teman, korban awalnya mengira orang tersebut adalah tamunya.

Namun untuk memastikan, korban membuka aplikasi CCTV melalui telepon genggam. Dari rekaman tersebut, korban melihat seorang pria yang tidak dikenalnya sedang menaiki dan menghidupkan sepeda motor miliknya.

Korban kemudian bergegas keluar rumah dan berusaha menghentikan pelaku yang hendak membawa kabur kendaraan. Upaya tersebut berhasil membuat pelaku kehilangan kendali hingga terjatuh di pinggir jalan.

Warga yang mengetahui kejadian itu langsung membantu mengamankan pelaku. Sempat terjadi aksi pemukulan oleh massa sebelum akhirnya pelaku diserahkan kepada petugas Polsek Pacet untuk proses hukum lebih lanjut.

“Dari pemeriksaan awal, pelaku sehari-hari diduga berprofesi sebagai pengamen. Aksi pencurian ini terjadi karena adanya niat dan kesempatan, terlebih kunci kontak sepeda motor masih tertinggal pada kendaraan,” tambahnya. [Mia/Red]

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *