Kebakaran Kandang Ayam di Pungging Mojokerto, 25 Ribu Ayam Diduga Mati Terpanggang

MOJOKERTO (Awalan.id) – Kebakaran hebat melanda sebuah kandang ayam di Desa Jantilangkung, Kecamatan Pungging, Kabupaten Mojokerto. Api yang membakar bangunan kandang berukuran luas tersebut mengakibatkan sekitar 25 ribu ekor ayam yang diperkirakan siap panen mati terpanggang.

Kebakaran diketahui terjadi pada Minggu (30/8/2026) sekitar pukul 19.30 WIB. Laporan kebakaran diterima petugas pemadam kebakaran (damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto sekitar pukul 19.45 WIB setelah mendapat informasi dari Nurmalia, anak pemilik kandang.

Kepala Bidang Logistik dan Kedaruratan (LK) BPBD Jawa Timur Abdul Khakim mengatakan, petugas mengalami kendala saat melakukan pemadaman karena kondisi kandang yang sangat luas dan panjang. “Kandang sangat luas dan panjang sehingga petugas mengalami kesulitan menjangkau seluruh titik api,” ujarnya, Senin (31/8/2026).


Petugas gabungan dari pemadam kebakaran dan BPBD Kabupaten Mojokerto kemudian melakukan upaya pemadaman hingga api berhasil dikendalikan. Proses pemadaman juga dilanjutkan dengan pembasahan untuk memastikan tidak ada bara api yang kembali menyala.

“Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 07.00 WIB. Setelah itu dilakukan pembasahan untuk mencegah munculnya titik api baru. Luas area yang terbakar kurang lebih 20 × 45 meter. Dugaan sementara penyebab kebakaran berasal dari korsleting kabel blower yang berada di dalam kandang,” katanya.

Namun, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Akibat kejadian tersebut, kerugian material diperkirakan cukup besar. Selain bangunan kandang yang terbakar, puluhan ribu ayam yang berada di dalam kandang juga dilaporkan mati.

“Informasi dari pemilik kandang menyebutkan, ayam-ayam tersebut diperkirakan akan memasuki masa panen dalam waktu satu hingga dua minggu ke depan. Terkait kerugian pemilik akibat kebakaran ini masih dalam penghitungan,” tegasnya. [Mia/Red]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *