Momen Haru di Pacet Mojokerto, Anak Kecil Berlari Minta Tanda Tangan Polisi saat Patroli
MOJOKERTO (Awalan.id) – Pemandangan tak biasa mewarnai patroli personel Polsek Pacet di Kabupaten Mojokerto. Seorang anak kecil spontan memanggil polisi yang melintas, kemudian berlari menghampiri salah satu petugas untuk meminta tanda tangan di atas selembar kertas putih.
Momen sederhana tersebut menjadi gambaran bagaimana sosok polisi bisa menarik perhatian sekaligus menginspirasi anak-anak. Di tengah tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), interaksi itu menghadirkan sisi humanis kepolisian.
Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam mengatakan, kedekatan dengan masyarakat bisa dibangun melalui interaksi sederhana yang memberikan kesan positif, termasuk kepada anak-anak. Menurutnya, polisi harus mampu menghadirkan rasa aman dan menjadi sosok yang bersahabat, bukan figur yang membuat anak-anak merasa takut.
“Momen seperti ini adalah pengingat bagi kami bahwa kepolisian harus terus hadir sebagai pengayom yang ramah dan dicintai masyarakat, khususnya anak-anak. Kami ingin mengubah citra bahwa polisi bukan sosok yang menakutkan, melainkan sahabat tempat mereka merasa aman,” ujarnya, Senin (12/10/2026).

Ia berharap, kehadiran polisi di tengah masyarakat tidak hanya dirasakan melalui kegiatan patroli dan penegakan hukum, tetapi juga lewat sikap ramah, perhatian, serta keteladanan dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga berharap interaksi positif tersebut dapat menginspirasi generasi muda untuk memiliki cita-cita mulia, terutama menjadi pribadi yang mampu melindungi dan membantu sesama.
“Semoga tugas kami sebagai abdi negara, yaitu polisi, tidak lagi ditakuti oleh anak-anak, tetapi membuat mereka merasa aman. Semoga kelak mereka terinspirasi untuk menjadi seseorang yang mampu melindungi saat dibutuhkan, mengayomi setiap saat, serta melayani dengan baik dan ikhlas demi meraih rida Allah SWT,” tuturnya.
Di balik pesan pengabdiannya, Kapolsek turut mengungkapkan rasa terima kasih kepada kedua orang tuanya, istri, dan anaknya yang menjadi bagian penting dalam perjalanan hidup serta tugasnya sebagai anggota Polri. Bagi Polsek Pacet, momen permintaan tanda tangan tersebut menjadi pengingat bahwa kepercayaan masyarakat tidak selalu dibangun melalui tindakan besar.
Sapaan ramah dan kesediaan meluangkan perhatian juga dapat menjadi awal terciptanya hubungan yang lebih dekat antara polisi dan masyarakat. Melalui pendekatan humanis, Polsek Pacet berharap kehadiran polisi semakin diterima oleh semua kalangan, termasuk anak-anak. Dengan begitu, tumbuh generasi yang memandang polisi sebagai sahabat sekaligus sosok yang memberikan inspirasi untuk berbuat baik bagi sesama. [Mia/Red]
Berita Terkait


