Jenazah Korban KM Virgo Transport 8 Asal Kemlagi Teridentifikasi, Dua Warga Mojokerto Masih Hilang

MOJOKERTO (Awalan.id) – Setelah sekitar satu bulan sejak tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembu, Laut Jawa, jenazah Nanang Miftah, warga Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, akhirnya berhasil teridentifikasi. Meski demikian, dua warga Mojokerto lainnya masih dilaporkan hilang dalam tragedi tersebut.

Agen Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengatakan, identifikasi jenazah Nanang Miftah baru selesai pada Rabu (14/10/2026). Sebelumnya, identitas korban belum dipastikan karena terdapat perbedaan nama antara manifes kapal dan data yang disampaikan keluarga.

“Di manifes kapal hanya tertulis Miftah, sedangkan nama lengkapnya Nanang Miftah. Keluarga juga sempat menyampaikan informasi yang masih simpang siur karena belum ada kepastian mengenai keberadaan anggota keluarganya. Keluarga menyampaikan kehilangan anggota keluarganya atas nama Nanang Miftah,” ujarnya, Jumat (16/10/2026).

Sebelum tragedi terjadi, Nanang berpamitan pergi ke Kalimantan untuk bekerja sebagai kernet kendaraan pengangkut paket. Namun, kapal yang ditumpanginya, KM Virgo Transport 8, tenggelam di perairan Masalembu pada Minggu (13/9/2026) dini hari.

Jenazah Nanang ditemukan bersama sejumlah korban lainnya, kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan untuk menjalani proses identifikasi. Setelah identitasnya dipastikan, jenazah dipulangkan melalui Bandara Syamsudin Noor pada Rabu (14/10/2026) malam menuju Bandara Internasional Juanda, Surabaya.

Jenazah tiba di Bandara Juanda pada Kamis (15/10/2026) sekitar pukul 07.00 WIB bersama satu korban lainnya, Sigit Subianto, warga Kecamatan Pakal, Kota Surabaya. BPBD Jawa Timur bersama Dinas Sosial Jawa Timur kemudian melakukan serah terima sekaligus mengawal pemulangan jenazah Nanang ke rumah duka di Kabupaten Mojokerto.

Nanang selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum Desa Mojodadi, Kecamatan Kemlagi, sekitar pukul 10.00 WIB. Dengan teridentifikasinya jenazah Nanang, masih ada dua warga Kabupaten Mojokerto yang dilaporkan belum ditemukan. Mereka adalah M. Suud, sopir asal Desa Mojokembang, Kecamatan Pacet, serta Aji Karyono, sopir truk asal Kecamatan Dlanggu.

Sementara itu, dua warga Mojokerto lainnya berhasil ditemukan dalam kondisi selamat. Keduanya yakni Munawi (53), warga Kecamatan Mojoanyar yang bekerja sebagai koki kapal, serta Saiful Nuruddin, kernet asal Kecamatan Trawas. Wawan (sapaan akrab, red) menjelaskan, proses pencarian melalui penyelaman telah selesai dilakukan.

Meski demikian, sejumlah kantor SAR di wilayah sekitar masih melakukan pemantauan dan penyisiran berdasarkan informasi temuan dari masyarakat.

“Proses penyelaman untuk mencari korban sudah selesai. Namun, sejumlah kantor SAR di wilayah sekitar masih melakukan pemantauan dan penyisiran berdasarkan informasi temuan dari masyarakat. Misalnya, jika ada temuan serpihan barang milik korban atau kapal yang dilaporkan, informasi tersebut akan ditindaklanjuti,” jelasnya.

Tragedi tenggelamnya KM Virgo Transport 8 di perairan Masalembu pada 13 September 2026 menyisakan duka mendalam bagi keluarga korban. Teridentifikasinya Nanang Miftah menjadi kepastian bagi keluarganya setelah penantian sekitar satu bulan. Sementara itu, keluarga M. Suud dan Aji Karyono masih menunggu kabar mengenai keberadaan anggota keluarga mereka. [Mia/Red]

Tinggalkan Komentar