Candi Brahu Jadi Lokasi Pengukuhan DPC-DPAC PKB Kabupaten Mojokerto 2026-2031

MOJOKERTO (Awalan.id) – Candi Brahu di Desa Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, menjadi lokasi pengukuhan pengurus Dewan Pengurus Cabang (DPC) dan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Mojokerto periode 2026-2031, Minggu (20/9/2026).

Pengukuhan pengurus partai politik (parpol) tersebut digelar di kawasan cagar budaya, bukan di gedung atau tempat dengan suasana seremoni formal. Pemilihan Candi Brahu disebut menjadi bagian dari pesan yang ingin disampaikan PKB Kabupaten Mojokerto dalam menatap masa depan.

Dalam kegiatan tersebut, Surat Keputusan (SK) kepengurusan dibacakan Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur, Thoriqul Haq. Selanjutnya, Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Jawa Timur, Halim Iskandar, mengukuhkan jajaran Pengurus DPC dan DPAC PKB Kabupaten Mojokerto periode 2026-2031.

Ketua DPC PKB Kabupaten Mojokerto, Ayni Zuhro, mengatakan pemilihan Candi Brahu sebagai lokasi pengukuhan bukan tanpa alasan. Menurutnya, PKB ingin menjadikan spirit kebesaran Kerajaan Majapahit sebagai landasan dalam menatap masa depan Kabupaten Mojokerto. “Spirit kebesaran Majapahit kami jadikan landasan untuk menatap masa depan yang gemilang,” ujarnya.

Ia menyebut semangat tersebut sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Mojokerto yang tertuang dalam RPJMD, yakni Mojokerto Full of Majapahit Greatness. Semangat itu, lanjut Ayni, tercermin melalui kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, pembangunan yang berkeadilan secara sosial, budaya dan lingkungan, serta kematangan peradaban yang ditopang sumber daya manusia beradab, berbudi pekerti luhur dan berwawasan luas.

Ayni menambahkan, kebesaran Majapahit juga dibangun dengan semangat inklusif, yakni melibatkan seluruh masyarakat tanpa membedakan latar belakang suku, agama maupun golongan. Pengukuhan tersebut, lanjut dia, merupakan rangkaian penataan kelembagaan PKB setelah pelaksanaan musyawarah cabang (Muscab) PKB se-Indonesia di Jakarta pada Juli 2026.


“Harapan kami, setelah pengukuhan ini seluruh jajaran pengurus DPC, DPAC dan ranting harus bekerja keras menjadikan PKB hadir di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Mojokerto. Target kami untuk menjadi Kabupaten Mojokerto ijo royo-royo pada 2029 tidak akan jatuh dari langit tanpa cucuran keringat. Mari bahu-membahu memperkuat soliditas dan loyalitas serta memperluas jangkauan kehadiran PKB dalam menjawab persoalan rakyat,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh pengurus DPC dan DPAC PKB Kabupaten Mojokerto periode 2026-2031. Ia berharap amanah yang diterima para pengurus dapat menjadi energi untuk menjalankan tugas organisasi ke depan.

Gus Barra (sapaan akrab, red) juga mengapresiasi pilihan PKB menjadikan Candi Brahu sebagai lokasi pengukuhan. Menurutnya, pelaksanaan kegiatan di kawasan cagar budaya menunjukkan upaya memanfaatkan kekayaan kebudayaan yang dimiliki Kabupaten Mojokerto. Menurutnya, Pemkab Mojokerto memiliki hubungan kerja dengan PKB, baik melalui jajaran eksekutif maupun legislatif.

“Kami menerima saran dan kritik karena saya yakin saran dan kritik dari teman-teman DPRD dan partai politik adalah untuk kebaikan bersama dalam mewujudkan Kabupaten Mojokerto yang lebih maju, adil dan makmur,” katanya.

Acara pengukuhan juga diwarnai hiburan dengan menghadirkan Aftershine, band asal Yogyakarta, sebagai bintang tamu. Sejumlah tokoh turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Wakil Ketua DPW PKB Jawa Timur yang juga Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur M. Musyafak Rouf, BPK Jatim, Kepala Museum dan Cagar Budaya Jawa Timur.

Ketua Dewan Suro PKB Kabupaten Mojokerto, para ketua partai politik di Kabupaten Mojokerto, Ketua Rois Syuriyah PCNU Kabupaten Mojokerto, Ketua PCNU Kabupaten Mojokerto, Ketua Banom, Ketua MUI dan para pemuka agama, Ketua KPU, Ketua Bawaslu, pimpinan organisasi kemasyarakatan, Ketua PWI, serta jajaran Forkopimca Kecamatan Trowulan. [Mia/Red]

Tinggalkan Komentar