Tak Sadar Hamil, Warga Desa Penompo Mojokerto Melahirkan Bayi Perempuan Sehat

MOJOKERTO (Awalan.id) – Sebuah peristiwa langka menghebohkan warga Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto, Senin (8/6/2026). Seorang perempuan yang selama ini tidak menyadari dirinya sedang mengandung, tiba-tiba melahirkan bayi perempuan dalam kondisi sehat di Klinik Cikko Prima Husada.

Kelahiran tersebut sontak menjadi perbincangan warga lantaran tidak ada tanda-tanda kehamilan yang terlihat selama sembilan bulan terakhir. Bahkan, keluarga dan tetangga mengaku tidak pernah mengetahui bahwa perempuan tersebut tengah mengandung anak pertamanya.

Peristiwa itu bermula saat sang ibu, Nur mengeluhkan sakit perut hebat pada, Senin pagi. Suaminya, Haryono (37) kemudian membawanya ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Klinik Cikko Prima Husada di Jalan Gajah Mada, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto untuk mendapatkan penanganan medis.

Sesampainya di rumah sakit, dokter dan tenaga kesehatan justru menemukan fakta mengejutkan. Perempuan tersebut ternyata sedang dalam proses persalinan. Tak lama kemudian, bayi perempuan yang dinantikan keluarga itu lahir dengan selamat. Kondisi ibu dan bayinya dilaporkan sehat setelah menjalani proses persalinan.

Ketua RT 29 RW 8 Desa Penompo, Hadi membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, warga sekitar ikut terkejut mendengar kabar kelahiran bayi tersebut. “Benar, kejadiannya tadi pagi. Warga banyak yang kaget karena selama ini memang tidak ada yang tahu kalau yang bersangkutan sedang hamil. Alhamdulillah ibu dan bayinya sehat,” ujarnya.

Menurut sejumlah warga, perempuan tersebut tetap menjalani aktivitas sehari-hari seperti biasa. Tidak terlihat perubahan fisik yang mencolok maupun keluhan khas yang sering dialami ibu hamil. Bahkan, Minggu (7/6/2026) kemarin, pasangan suami istri (pasutri) tersebut menggelar tedak siten atau mudun lemah untuk anak pertamanya.

“Mereka menikah sekitar 6 tahun belum dapat momongan terus adopsi bayi perempuan, kemarin tedak siten. Bahkan dia naik turun tangga layaknya orang tidak hamil, tahu-tahu tadi pagi mengeluh sakit perut sampai pendarahan. Sampai di rumah sakit katanya sudah bukaan 8,” katanya.

Pihak rumah sakit menyampaikan jika usia kehamilan baru menginjak delapan bulan sehingga harus dilakukan operasi ceasar. Sehingga saat ini ibu dan bayi masih berada di Klinik Cikko Prima Husada karena sang bayi harus di inkubator dan sang ibu masih dirawat pasca menjalani operasi. [Mia/Red]