Rem Blong, Truk Muatan Kayu Tabrak Warung dan Rumah Warga di Jatirejo Mojokerto, Dua Korban Patah Kaki

 

MOJOKERTO (Awalan.id) – Kecelakaan lalu lintas akibat rem blong terjadi di Jalan Raya Desa Lebakjabung, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto. Sebuah truk Mitsubishi bernomor polisi N 9881 Y mengangkut kayu menabrak warung, seorang warga, tiang listrik, hingga rumah penduduk sebelum akhirnya terguling di tepi jalan.

Kasi Humas Polres Mojokerto, Ipda Suyanto mengatakan kecelakaan bermula saat truk yang dikemudikan Sumanding (48), warga Desa Kedunganyar, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik, melaju dari arah Wonosalam, Kabupaten Jombang menuju Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto sekira pukul 14.45 WIB.

“Sesampainya di Jalan Raya Desa Lebakjabung, kendaraan mengalami rem blong sehingga pengemudi tidak dapat mengendalikan laju truk,” ujarnya, Minggu (14/6/2026).

Akibat hilang kendali, truk terlebih dahulu menabrak pembatas warung milik Paimin (60), warga Dusun Jabung, Desa Lebakjabung. Dalam kejadian itu, seorang warga bernama Susanto (47) warga Desa Sumberejo, Kecamatan Wonosalam, Kabupaten Jombang, yang berada di warung kopi dan hendak menyeberang jalan turut tertabrak.

Truk kemudian terus melaju sekitar 100 meter sebelum menghantam tiang listrik dan sebuah rumah milik Khudia Novi Ningtyas (45), warga Desa Lebakjabung. Kendaraan akhirnya terguling di sisi kiri jalan. Dari hasil pendataan sementara, dua orang mengalami patah kaki, yakni kernet truk atas nama Suparno (58) dan warga, Susanto (47).

“Kernet asal Desa Sembung, Kecamatan Wringinanom, Kabupaten Gresik. Keduanya telah dievakuasi ke RS Adhyaksa untuk mendapatkan perawatan medis. Selain itu, sopir truk, Sumanding mengalami luka ringan. Kerusakan juga terjadi pada teras warung milik Paimin dan ruang tamu rumah milik Khudia Novi Ningtyas,” katanya.

Sementara kerugian materiil masih dalam pendataan petugas. Kasi Humas menambahkan, kasus kecelakaan tersebut saat ini ditangani Unit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto. Petugas dari Polsek Jatirejo bersama Unit Laka Lantas Polres Mojokerto dan warga setempat juga melakukan proses evakuasi kendaraan serta pengamanan lokasi kejadian.

“Diduga penyebab kecelakaan adalah faktor manusia dan kerusakan sistem pengereman atau rem blong. Saat ini penyelidikan masih dilakukan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan,” pungkasnya. [Mia/Red]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *