MOJOKERTO (Awalan.id) – Seorang pengendara sepeda angin mengalami luka serius pada bagian kepala usai terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Dusun Tegalan, Desa Trowulan, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto. Kecelakaan yang melibatkan tiga kendaraan tersebut terjadi pada, Senin (27/4/2026) sekitar pukul 06.00 WIB.
Korban diketahui bernama Tarmuji (70), warga Dusun Pelem, Desa Temon, Kecamatan Trowulan. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda angin dari arah timur ke barat atau dari Mojokerto menuju Jombang. Sesampainya di lokasi kejadian, korban diduga ditabrak dari belakang oleh mobil pikap Suzuki Carry bernomor polisi S 8182 SC.
Mobil pikap tersebut dikemudikan Adi, warga Kecamatan Peterongan, Kabupaten Jombang. Akibat benturan tersebut, korban terjatuh dari sepeda dan kepala korban membentur trotoar di dekat gapura Dusun Tegalan. Korban mengalami luka serius dan langsung dievakuasi menggunakan ambulans menuju RS Dian Husada.
Setelah menabrak korban, mobil pikap berhenti mendadak. Dari arah belakang, mobil Honda Brio bernomor polisi N 1335 KV yang dikendarai Agus Sujatmiko (37), warga Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, kemudian menabrak bagian belakang pikap.

Benturan itu membuat Honda Brio mengalami kerusakan cukup parah di bagian depan. Sementara mobil pikap oleng ke kiri hingga menabrak gapura Dusun Tegalan. Beruntung, kedua pengemudi mobil tidak mengalami luka serius. Namun pengemudi Honda Brio mengaku mengalami nyeri di bagian bahu kiri.
“Saya baru selesai antar istri ke Bandara Juanda, hendak pulang ke Tulungagung. Tiba-tiba pikap berhenti di depan, saya tidak sempat mengerem sehingga menabrak pikap,” ujar sopir mobil Honda Brio, Agus Sujatmiko (37).
Sementara sopir pikap, Adi mengaku baru selesai berjualan lontong di Pasar Balongbendo, Kabupaten Sidoarjo, dan sedang perjalanan pulang saat kejadian. “Tidak ada muatan karena baru selesai jualan lontong. Bapak itu ada di depan saya,” katanya.
Petugas dari Polsek Trowulan dan Polres Mojokerto yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengamankan barang bukti. Sepeda milik korban diangkut menggunakan mobil patroli, sedangkan mobil pikap masih berada di lokasi sambil menunggu derek. [Mia/Red]






