Header Menu Detik Style

Kejurprov Dayung Jatim 2026, Sungai Ngotok Jadi Arena Sport Tourism dan Penggerak Ekonomi

Caption : Kejurprov Dayung Jatim 2026 di Sungai Ngotok, Kawasan TBM, Kota Mojokerto.

MOJOKERTO (Awalan.id)– Riak Sungai Ngotok berubah menjadi panggung semangat ratusan atlet saat Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Dayung Piala Gubernur Jawa Timur 2026 resmi dibuka di kawasan Taman Bahari Majapahit (TBM), Kota Mojokerto. Ajang ini tak sekadar kompetisi olahraga, tetapi juga menjadi pertemuan antara sport tourism, budaya, dan penggerak ekonomi lokal.

Sebanyak 12 kabupaten/kota ambil bagian dengan sekitar 350 atlet yang siap bertanding dalam 566 slot pertandingan. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, bersama Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Jawa Timur, M Hadi Wawan Guntoro.

Suasana pembukaan semakin semarak saat para kontingen menunjukkan kekompakan dalam lomba perahu naga yang melaju cepat membelah arus sungai. Sorak dukungan dari penonton menambah energi para atlet yang tampil penuh semangat sejak awal perlombaan.

Cak Sandi, sapaan akrab Wakil Wali Kota, menjelaskan bahwa Kejurprov tahun ini hadir dengan nuansa berbeda karena dikolaborasikan dengan Mojotirto Festival 2026. Festival tersebut merupakan agenda tahunan dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia, yang tahun ini penjadwalannya disesuaikan.

“Karena sama-sama berkaitan dengan air, akhirnya kita gabungkan agar lebih berdampak dan terasa gaungnya,” ujarnya, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, kolaborasi ini bukan sekadar efisiensi pelaksanaan, tetapi juga strategi untuk menggerakkan ekonomi masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemerintah Kota Mojokerto ingin memastikan setiap event besar memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha lokal.

“Kita ingin UMKM mendapatkan keuntungan sekaligus kepercayaan diri dari kegiatan seperti ini. Dua agenda ini harus bisa saling menguatkan,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Jawa Timur, M Hadi Wawan Guntoro, menegaskan bahwa olahraga memiliki peran penting dalam pembangunan daerah. Ia menyebut tiga fokus utama, yakni mendorong masyarakat hidup sehat, meningkatkan prestasi, serta memperkuat kesejahteraan melalui olahraga.

“Ke depan, sport industry juga harus berkembang agar ekosistem olahraga semakin kuat dan berkelanjutan. Kami berharap seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas dan tampil maksimal,” tegasnya.

Kejurprov Dayung Piala Gubernur Jawa Timur 2026 akan berlangsung hingga 20 April di Sungai Ngotok, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto. Sebanyak 24 nomor lomba dipertandingkan dalam kategori U-15, U-18, dan Open.

Lebih dari sekadar perlombaan, kejuaraan ini menjadi momentum penting untuk mengangkat potensi olahraga dayung di Jawa Timur sekaligus mendorong geliat pariwisata dan ekonomi lokal di Kota Mojokerto. [Mia/Red]

Tags :

Menarik Lainnya