Conveyor Tambang Anjlok, Mekanik PT Superior di Mojokerto Tewas

MOJOKERTO (Awalan.id) – Kecelakaan kerja terjadi di proyek PT Superior, kawasan lokasi galian di Dusun Manduro, Desa Manduro, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto, Kamis (27/8/2026). Seorang pekerja tewas setelah conveyor tambang anjlok saat tengah dilakukan pekerjaan pemotongan.

Korban diketahui bernama Nurul Huda (24), warga Dusun Jajar, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Korban telah bekerja selama lima tahun di PT Superior dan bertugas sebagai mekanik workshop. Kecelakaan kerja tersebut terjadi sekitar pukul 11.30 WIB.

Saat kejadian, korban sedang bekerja di bagian atas conveyor untuk melakukan pemotongan pada bagian kaki conveyor. Tiba-tiba, conveyor tersebut anjlok hingga jatuh dari atas ke bawah. Korban tewas di lokasi kejadian dengan luka serius pada bagian kepala.

“Awal mula saksi mengetahui korban sedang bekerja di atas untuk memotong kaki conveyor, tiba-tiba conveyor anjlok terus jatuh dari atas ke bawah,” ujar Kapolsek Ngoro, Kompol Heru Purwandi.

Mengetahui kejadian tersebut, saksi kemudian menghubungi ambulans dan Polsek Ngoro. Sekitar pukul 12.00 WIB, ambulans dari Watukosek bersama petugas Polsek Ngoro tiba di lokasi kejadian. Petugas kemudian melakukan pengecekan dan memastikan kecelakaan kerja tersebut dan mengakibatkan korban tewas.

Polisi selanjutnya mendatangi dan mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP). Tim Inafis Polres Mojokerto juga dihubungi untuk melakukan identifikasi dan olah TKP. Selain itu, petugas meminta keterangan sejumlah saksi guna mengetahui kronologi maupun penyebab pasti conveyor tersebut anjlok. Hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan terkait kecelakaan kerja tersebut.

“Dalam kejadian laka kerja tersebut mengakibatkan satu orang meninggal dunia atas nama Nurul Huda warga Dusun Jajar, Desa Jasem, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Mojokerto. Korban diketahui telah bekerja selama lima tahun di PT Superior dan bertugas sebagai mekanik workshop,” tegasnya.

Setelah proses identifikasi dan olah TKP selesai, jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans milik PMI Kabupaten Mojokerto. Sejumlah relawan turut membantu proses evakuasi. Jenazah korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pusdik Brimob Watukosek, Kecamatan Porong, Kabupaten Sidoarjo

Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dan mengumpulkan informasi di lokasi untuk mengetahui secara pasti penyebab kecelakaan kerja yang merenggut nyawa pekerja tersebut. [Mia/Red]

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *