1.493 Pencari Kerja Online Serbu Job Fair Kabupaten Mojokerto, 1.258 Lowongan Tersedia

MOJOKERTO (Awalan.id) – Antusiasme pencari kerja mengikuti Job Fair 2026 di Kabupaten Mojokerto cukup tinggi. Sebanyak 1.493 pencari kerja tercatat mendaftar secara online untuk mengikuti bursa kerja yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker).
Job Fair Kabupaten Mojokerto 2026 berlangsung di SMK Negeri 1 Jetis dibuka Bupati Mojokerto, Muhammad Al Barra. Kegiatan tersebut diikuti 28 perusahaan yang berasal dari Mojokerto, Surabaya, Sidoarjo, Malang, hingga Jombang. Puluhan perusahaan tersebut menyediakan sebanyak 1.258 lowongan kerja bagi para pencari kerja.
Kepala Disnaker Kabupaten Mojokerto, Yo’ie Afrida Soesetyo Djati mengatakan, pendaftaran online dibuka selama kurang lebih tiga hari sebelum pelaksanaan Job Fair 2026. Jumlah pencari kerja terdata melalui pendaftaran online job fair sebanyak 1.493 orang yang dibuka selama kurang lebih tiga hari.
“Berdasarkan asal daerah, sebanyak 946 pencari kerja atau 63,4 persen berasal dari Kabupaten Mojokerto. Sementara 547 orang atau 36,6 persen lainnya berasal dari luar Kabupaten Mojokerto,” ungkapnya, Kamis (27/8/2026).
Dari jumlah tersebut, pencari kerja laki-laki masih mendominasi dengan 1.010 orang atau 67,6 persen. Sedangkan pencari kerja perempuan tercatat sebanyak 483 orang atau 32,4 persen. Jika dilihat berdasarkan tingkat pendidikan, lulusan SMK menjadi kelompok paling banyak.

Tercatat sebanyak 946 pencari kerja atau 63,3 persen merupakan lulusan SMK. Selanjutnya, lulusan SMA sebanyak 220 orang atau 14,7 persen, S1 sebanyak 198 orang atau 13,3 persen, MA sebanyak 73 orang atau 4,9 persen, D3 sebanyak 29 orang atau 1,9 persen, serta D4 sebanyak 23 orang atau 1,5 persen.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap akses informasi sekaligus kesempatan kerja masih cukup besar. Terlebih, lowongan yang disediakan perusahaan cukup beragam dan tidak hanya menyasar satu bidang pekerjaan.
“Terdiri dari 647 lowongan untuk laki-laki dan 611 lowongan untuk perempuan. Lowongan yang ditawarkan cukup beragam, mulai dari bidang pemasaran, produksi, makanan dan minuman, influencer dan konten kreator, teknologi informasi, keuangan, teknik dan perbengkelan, hingga pekerjaan profesional seperti penerjemah dan instruktur,” katanya.
Yo’ie menjelaskan, Job Fair 2026 tidak sekadar menjadi tempat bertemunya perusahaan dengan pencari kerja. Kegiatan tersebut juga menjadi salah satu upaya mempercepat proses penempatan tenaga kerja di Kabupaten Mojokerto.
Selain itu, pencari kerja diharapkan dapat meningkatkan kemampuan dan bersaing secara sehat sesuai keterampilan yang dimiliki. Dengan demikian, peluang untuk mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan kompetensi masing-masing semakin terbuka.
“Job fair menyediakan 1.258 lowongan kerja bagi para pencari kerja. Jumlah itu terdiri dari 647 lowongan untuk laki-laki dan 611 lowongan untuk perempuan. Melalui job fair, diharapkan para pencari kerja dapat bertemu langsung dengan perusahaan yang tengah membutuhkan tenaga kerja,” tegasnya. [Mia/Red]
Berita Terkait






