700 Pecinta Alam Kibarkan Merah Putih di Bukit Krapyak, Serukan Jangan Lelah Mencintai Indonesia
MOJOKERTO (Awalan.id) – Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menggema di kawasan Bukit Krapyak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto. Sekitar 700 pecinta alam dari berbagai daerah mengikuti upacara bendera dengan mengusung tema “Bakti untuk Negeri”, Senin (17/8/2026).
Upacara yang digelar Repelika Mojokerto bersama Campground Bukit Krapyak tersebut diikuti para anggota organisasi pecinta alam dan penggiat alam. Mereka tidak hanya berasal dari Mojokerto, tetapi juga datang dari Sidoarjo, Pasuruan, Surabaya hingga Lamongan.
Meski upacara berlangsung di tengah cuaca yang cukup panas, antusiasme peserta tetap tinggi. Mereka rela berada di kawasan pegunungan untuk memperingati hari kemerdekaan sekaligus meneguhkan kembali semangat cinta terhadap Tanah Air.
Upacara berlangsung di kawasan Bukit Krapyak yang berada di ketinggian sekitar 1.119 meter di atas permukaan laut (mdpl). Lokasi tersebut merupakan salah satu punggung Gunung Welirang yang dikenal memiliki panorama alam yang menarik.
Kegiatan upacara bendera di kawasan tersebut juga menjadi agenda rutin yang digelar Repelika Mojokerto. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali menjadi ruang berkumpul bagi para pecinta alam sekaligus momentum untuk menanamkan nilai kebangsaan.
Pembina upacara dari IMMPA UNIM, Umi Salamah, dalam amanatnya mengajak seluruh peserta untuk tetap mencintai Indonesia di tengah berbagai persoalan maupun kekecewaan yang mungkin dirasakan masyarakat. “Segala hal negatif yang kita alami seharusnya tidak menjadi alasan untuk tidak mencintai negeri ini,” ujarnya.
Menurut Umi, Indonesia memiliki keindahan sekaligus potensi besar yang harus dijaga dan dikembangkan bersama. Karena itu, masyarakat diharapkan tidak kehilangan rasa cinta terhadap Tanah Air meskipun menghadapi berbagai persoalan, termasuk kekecewaan terhadap pemerintah.
“Negeri ini terlalu indah untuk kita tinggalkan, maka setiap tindakan kita sudah semestinya ikut serta dalam memajukan bangsa inim Walaupun kita sering dikecewakan oleh pemerintah, namun janganlah lelah mencintai negeri ini,” tegasnya.
Pesan tersebut menjadi salah satu penekanan dalam peringatan kemerdekaan yang digelar di tengah alam terbuka. Para peserta diajak untuk memaknai kemerdekaan bukan hanya melalui seremoni, tetapi juga dengan ikut menjaga lingkungan dan berkontribusi bagi bangsa.

Sementara itu, pemimpin upacara Alfredo Dwiky Septiawan berharap kegiatan upacara bendera di Bukit Krapyak dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan pada tahun-tahun mendatang. “Kegiatan ini telah rutin digelar selama lima tahun sebelumnya,” tambahnya.
Dalam upacara tersebut, petugas pengibaran bendera berasal dari siswa SMK Hayam Wuruk, Kecamatan Gondang. Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan pembentangan bendera Merah Putih raksasa berukuran 5 meter x 100 meter.
Pembentangan bendera raksasa tersebut menjadi salah satu momen yang menarik perhatian peserta. Merah Putih terbentang di kawasan perbukitan, menambah semarak peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Tak berhenti pada upacara, panitia juga menyiapkan sejumlah kegiatan hiburan dan edukasi bagi peserta.
Di antaranya lomba mewarnai, fashion show kebangsaan serta berbagai permainan yang dapat diikuti secara gratis. Panitia juga menyediakan hadiah dan doorprize bagi para peserta. Sementara bagi anak-anak, terdapat kegiatan cerita anak kebangsaan yang dibawakan Kak Abid dengan menggunakan boneka sebagai media untuk menanamkan kecintaan terhadap Tanah Air sejak usia dini.
Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, peringatan tahun ini juga dimeriahkan dengan penampilan tari-tarian daerah dan fashion show bertema kebangsaan. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan tidak sekadar menjadi perayaan HUT Kemerdekaan RI, tetapi juga menjadi ruang untuk mempererat persaudaraan antarpencinta alam.
Di sisi lain, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk menumbuhkan kembali semangat nasionalisme dan kecintaan terhadap Tanah Air di tengah masyarakat. Dari ketinggian Bukit Krapyak, para pecinta alam pun menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat dirayakan dengan cara yang sederhana, dekat dengan alam, namun tetap sarat dengan pesan kebangsaan. [Mia/Red]




