Meriah! Karnaval Spirit of Kembangbelor hingga Gebyak Bantengan Semarakkan HUT RI di Pacet Mojokerto
MOJOKERTO (Awalan.id) – Perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, berlangsung semarak. Dua gelaran budaya, yakni Karnaval Budaya dan Kreasi “Spirit Of Kembangbelor” serta Gebyak Kesenian Bantengan di Desa Claket, menjadi magnet bagi masyarakat, Selasa (25/8/2026).
Di Desa Kembangbelor, warga tumpah ruah menyaksikan karnaval yang menampilkan beragam kreativitas masyarakat. Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra yang turut memberangkatkan para peserta. Karnaval dimulai sekitar pukul 13.50 WIB dengan melibatkan belasan grup.
Peserta tampil dengan berbagai kreasi, mulai dari barisan pembawa bendera sepanjang 17 meter, marching band, santri Ponpes Amanatul Ummah, hingga pelajar PAUD, SD dan SMP. Tak ketinggalan, parade sound system dari perwakilan dusun ikut menambah semarak suasana.
Sepanjang jalur karnaval, warga antusias menyaksikan rombongan peserta yang berjalan dengan berbagai atraksi dan kostum. Sejumlah pejabat turut hadir, di antaranya Wakil Bupati Mojokerto Muhammad Rizal Octavian, Staf Khusus Kemendes PDTT Afif Zamroni, Plt Camat Pacet serta jajaran Forkopimca.
Untuk memastikan kegiatan berjalan aman, Polsek Pacet bersama TNI dan unsur pengamanan desa melakukan pengamanan secara menyeluruh. Sebanyak 12 personel Polsek Pacet, 10 personel Koramil, 15 anggota Linmas serta delapan petugas medis dengan tiga ambulans disiagakan.
Kemeriahan perayaan kemerdekaan juga berlangsung di Rest Area Dusun Claket, Desa Claket. Sebanyak 22 grup kesenian Bantengan tampil dalam Gebyak Kesenian Bantengan yang digelar mulai pukul 14.00 hingga 21.00 WIB. Sedikitnya 150 peserta ikut ambil bagian dalam pertunjukan yang berada di bawah arahan Anang Mawardi bersama kru Bantengan Tritunggal Claket.

Kegiatan diawali pendaftaran dan pawai pemberangkatan sebelum dilanjutkan dengan atraksi Bantengan di lokasi finis. Antusiasme warga terlihat sepanjang kegiatan. Kesenian tradisional yang menjadi salah satu identitas budaya masyarakat Mojokerto itu berhasil menyedot perhatian penonton hingga malam hari.
Polsek Pacet juga menerjunkan personel untuk mengamankan kegiatan. Sebanyak 17 personel gabungan terdiri dari delapan anggota Polri, satu anggota TNI, lima anggota Linmas Desa Claket dan tiga panitia. Kanit Reskrim Polsek Pacet IPDA Ali Maskur hadir di lokasi mewakili Kapolsek Pacet.
Kapolsek Pacet, AKP Mohammad Khoirul Umam mengatakan, pengamanan dilakukan hingga seluruh rangkaian karnaval berakhir sekitar pukul 21.30 WIB. “Antusiasme peserta maupun penonton sangat luar biasa, namun semua pihak tetap mematuhi aturan dan menjaga ketertiban bersama,” ujarnya, Rabu (26/8/2026).
Sinergitas pengamanan tersebut, lanjutnya, merupakan komitmen Polsek Pacet sebagai Polisi Rakyat untuk selalu hadir memberikan rasa aman di setiap kegiatan masyarakat. Pihaknya mengapresiasi masyarakat dan panitia yang terus menjaga kesenian tradisional melalui kegiatan tersebut.
“Sinergi antara kepolisian, TNI, Linmas, dan masyarakat sangat luar biasa. Kehadiran Polri di sini adalah wujud komitmen kami, sebagai Polisi Rakyat, untuk memastikan seluruh rangkaian acara HUT RI berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif hingga selesai,” katanya.
Kedua kegiatan tersebut berlangsung tanpa gangguan keamanan berarti. Seluruh peserta dan penonton kemudian meninggalkan lokasi secara tertib setelah rangkaian acara ditutup. [Mia/Red]



