GRESIK (Awalan.id) – Respons cepat ditunjukkan jajaran Polres Gresik dalam menindaklanjuti laporan masyarakat melalui platform aduan digital “Cak Rama”. Aduan tersebut berkaitan dengan dugaan peredaran minuman keras, narkoba, hingga praktik prostitusi di wilayah Kecamatan Cerme.
Pada Jumat malam (27/3/2026), petugas gabungan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke tiga ruko di Desa Banjarsari yang disinyalir disalahgunakan sebagai tempat hiburan karaoke. Operasi tersebut melibatkan personel dari Satsabhara, Satnarkoba, dan Siepropam Polres Gresik.
Dari hasil sidak, petugas mengamankan sebanyak 93 botol minuman keras dari berbagai merek. Selain itu, sebanyak 16 orang turut diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut, terdiri dari empat penjaga, sepuluh tamu, serta dua pemandu lagu atau lady companion (LC).
Seluruh orang yang diamankan langsung menjalani tes urine di lokasi untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika. Hasilnya, 15 orang dinyatakan negatif, sementara satu orang terdeteksi positif amphetamine (AMP).

Kasatreskrim Polres Gresik, AKP Arya Widjaya mengatakan pihaknya masih mendalami temuan tersebut. “Yang bersangkutan mengaku tengah mengonsumsi obat antibakteri, sehingga masih akan dilakukan pendalaman lebih lanjut oleh petugas,” ujarnya, Sabtu (28/3/2026).
Ia menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus tersebut. Sejumlah langkah hukum kini tengah dilakukan, mulai dari pemeriksaan saksi terkait peredaran miras untuk proses tindak pidana ringan (tipiring), hingga pendalaman terhadap dua LC guna mengantisipasi dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO).
Selain itu, polisi juga menyelidiki legalitas operasional tempat hiburan tersebut, termasuk kemungkinan adanya pelanggaran pidana lainnya. Sebagai bentuk keterbukaan layanan, masyarakat diimbau untuk tidak ragu melaporkan potensi gangguan keamanan melalui Call Center 110 maupun layanan “Lapor Cak Rama” via WhatsApp di nomor 0811-8800-2006.
“Kasus ini akan terus kami kembangkan. Kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas di wilayah Gresik tetap aman dan kondusif,” tegasnya. [Red]






