Header Menu Detik Style

Polres Tulungagung Musnahkan Ratusan Petasan dan 22 kg Bahan Peledak

Caption : Polres Tulungagung melakukan pemusnahan bahan peledak.

TULUNGAGUNG (Awalan.id) – Polres Tulungagung bersama jajaran melaksanakan pemusnahan barang bukti petasan dan bahan peledak hasil pengungkapan kasus selama kegiatan cipta kondisi menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026. Total barang bukti yang dimusnahkan sebanyak 346 buah petasan dari berbagai ukuran serta bahan peledak berupa bubuk dengan berat keseluruhan 22,15 kilogram.

Kabag Ops Polres Tulungagung, Kompol Maga menjelaskan, pemusnahan dilakukan di wilayah Tulungagung dengan melibatkan Tim Jibom Gegana dari Brimob Polda Jawa Timur, yang menjalankan proses sesuai prosedur keamanan dan standar operasional. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) selama bulan Ramadan hingga perayaan Idul Fitri.

‘Ada sekitar 22,15 kilogram bahan peledak dan 346 petasan hasil penindakan selama kurang lebih 30 hari di bulan suci Ramadan bersama jajaran Polsek, kami lakukan pemusnahan. Sebagian besar pengungkapan kasus berasal dari wilayah hukum Polsek jajaran. Petasan yang ditemukan bervariasi, termasuk berukuran besar serta bahan peledak yang masih dalam tahap perakitan,” ujarnya.

Menurutnya, mayoritas pelaku merupakan anak-anak berusia 10 hingga 15 tahun. Terhadap mereka, kepolisian melakukan pembinaan dan mengembalikan kepada orang tua, sekaligus mendorong peran aktif keluarga dalam pengawasan. Selain itu, diketahui para pelaku memperoleh pengetahuan pembuatan petasan dari internet serta membeli bahan secara daring melalui berbagai platform.

“Mayoritas pelaku adalah anak-anak. Kami lakukan pembinaan dan mengembalikan kepada orang tua. Untuk pelaku dewasa, proses hukum tetap dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku. Alhamdulillah, sejauh ini di wilayah Tulungagung tidak terdapat korban jiwa maupun kerugian akibat petasan. Ini merupakan hasil dari langkah preventif dan patroli yang kami lakukan,” katanya.

Kompol Maga menegaskan, langkah ini bertujuan mencegah potensi korban jiwa maupun kerugian materiil akibat penggunaan petasan. Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin menyadari bahaya petasan serta bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, khususnya selama Hari Raya Idul Fitri. [Red]

Tags :

Menarik Lainnya