MOJOKERTO (Awalan.id) – Ramadan 2026 menjadi momen penuh berkah bagi Mamachi Parcel. Di saat banyak pelaku usaha menawarkan hampers dengan isi serupa, usaha milik Aiptu Rosiana Effendi ini justru tampil beda lewat konsep parcel lukisan karya seniman lokal Mojokerto.
Inovasi tersebut terbukti menarik perhatian pasar. Jika pada hari pertama Ramadan penjualan masih terbilang biasa, memasuki hari kedua suasana toko langsung berubah ramai. Pembeli memadati lokasi hingga antrean kendaraan mengular di depan toko.
“Awalnya kami menunggu, terjual satu dua. Tapi hari kedua saya kaget, pembeli datang sampai parkir mobil panjang sekali,” ujar istri Aipda Arif Efendi, SH, anggota Reskrim Polrestabes Surabaya ini, Rabu (4/3/2026).
Dalam sehari, sekitar 50 parcel terjual. Pesanan juga terus mengalir melalui WhatsApp. Hingga awal Maret, total penjualan telah mencapai sekitar 3.000 paket, dengan 2.000 paket lainnya masih dalam proses pengerjaan.
Produk unggulan yang paling diminati adalah parcel lukisan.

Hingga kini, sebanyak 125 paket lukisan telah terjual dan 53 paket lainnya masih dirampungkan. Setiap paket lukisan berisi karya seni ukuran standar 60 cm x 1 meter, lengkap dengan satu set teko dan cangkir keramik, kue kering premium dari pelaku UMKM, serta lampu hias berbentuk bulan dan bintang.
Menurut Rosiana yang juga bertugas di Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Jawa Timur sebagai Banit Provost, ide tersebut lahir dari kecintaannya terhadap seni lukis. Ia ingin menghadirkan parcel yang bukan sekadar bingkisan, tetapi juga memiliki nilai estetika dan makna.
“Lukisan itu punya energi kuat. Ada makna kedamaian, kebahagiaan, dan suka cita. Jadi bukan hanya hadiah, tapi juga doa dan harapan baik,” tuturnya.
Harga parcel di Mamachi Parcel bervariasi, mulai Rp35 ribu hingga Rp850 ribu untuk paket eksklusif dengan lukisan ukuran besar. Strategi menyiapkan stok jauh sebelum Ramadan menjadi kunci keberhasilan mereka menjaga harga tetap terjangkau meski harga bahan di pasaran mulai naik.

Tak hanya fokus pada penjualan, Rosiana juga memberdayakan 15 ibu rumah tangga di sekitar kediamannya di Mojosari untuk membantu proses perakitan parcel. Mereka dilatih dan dilibatkan secara langsung dalam produksi.
“Saya ingin usaha ini juga membawa manfaat bagi lingkungan sekitar,” katanya.
Toko Mamachi Parcel yang berlokasi di Jalan Raya Sidomulyo, Kecamatan Bangsal, Kabupaten Mojokerto, kini melayani pesanan dari berbagai daerah seperti Surabaya, Jombang, hingga Kediri. Pembelinya pun beragam, mulai dari perorangan, instansi hingga perusahaan.
Sementara untuk pengerjaan parcel diadakan di rumahnya di kawasan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Karena tingginya permintaan, Mamachi Parcel membatasi penerimaan pesanan hingga satu minggu sebelum Idul Fitri agar kualitas dan ketepatan waktu pengiriman tetap terjaga.
Di tengah tugasnya sebagai anggota kepolisian dan peran sebagai ibu dua anak, Rosiana membuktikan bahwa kreativitas dan keberanian berinovasi mampu menciptakan peluang besar. Parcel lukisan Mamachi pun menjadi bukti bahwa sentuhan seni lokal dapat menghadirkan warna baru dalam tradisi berbagi saat Lebaran. [Mia]






