JAWA TIMUR (Awalan.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada Selasa, 20 Januari 2026, didominasi kondisi berawan dengan potensi hujan petir di sejumlah waktu.
Pada pagi hari, cuaca diprakirakan cerah berawan namun tetap berpeluang terjadi hujan disertai petir. Memasuki siang hingga sore hari, kondisi cuaca diperkirakan berubah menjadi berawan tebal dengan potensi hujan petir yang masih perlu diwaspadai masyarakat.
Sementara itu, pada malam hari cuaca diprakirakan berawan tebal dengan peluang hujan ringan. Adapun pada dini hari, wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami cuaca berawan tebal disertai kemungkinan munculnya kabut atau asap di beberapa daerah.
BMKG Juanda mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 13 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni 56 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 38 kilometer per jam.

Menanggapi kondisi tersebut, Agen Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi dampak cuaca ekstrem.
“Potensi hujan petir dan kabut perlu diantisipasi, terutama bagi masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan, pengguna jalan, serta wilayah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir dan tanah longsor,” ujar Achmad Kurniawan, Selasa (20/1/2026).
Ia juga mengingatkan masyarakat untuk terus memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi serta segera melaporkan kepada pihak terkait apabila terjadi kondisi darurat akibat cuaca.
BMKG Juanda bersama BPBD Jawa Timur terus melakukan pemantauan perkembangan cuaca dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada demi keselamatan bersama. [Red]






