2025, IKG Kabupaten Mojokerto Turun 0,209

MOJOKERTO (Awalan.id) – Kabupaten Mojokerto mencatat kemajuan signifikan dalam upaya pengurangan ketimpangan gender pada tahun 2025. Data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Mojokerto menunjukkan Indeks Ketimpangan Gender (IKG) turun menjadi 0,209 dari sebelumnya 0,295 pada 2024.

Kepala BPS Kabupaten Mojokerto, Dwi Yuhenny mengatakan, tren penurunan IKG di Kabupaten Mojokerto berlangsung konsisten sejak 2021. Penurunan sebesar 0,086 poin tersebut menjadi capaian terbaik dalam beberapa tahun terakhir dan menunjukkan peningkatan kesetaraan gender di berbagai sektor.

“Dalam lima tahun terakhir, total penurunan IKG mencapai 0,193 poin. Penurunan ini menunjukkan bahwa kesetaraan gender di Kabupaten Mojokerto terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).

Menurutnya, capaian tersebut dipengaruhi membaiknya sejumlah indikator utama, terutama pada sektor ketenagakerjaan dan kesehatan reproduksi perempuan. Pada sektor tenaga kerja, Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) perempuan meningkat cukup signifikan.

Jika pada 2024 berada di angka 60,88, pada 2025 meningkat menjadi 66,03. Peningkatan tersebut menandakan semakin banyak perempuan yang terlibat dalam aktivitas ekonomi dan dunia kerja di Kabupaten Mojokerto. Selain itu, akses layanan kesehatan ibu melahirkan juga mengalami perbaikan.

Proporsi perempuan yang melahirkan di luar fasilitas kesehatan turun drastis dari 0,024 pada 2024 menjadi 0,007 pada 2025. Kondisi ini dinilai mencerminkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya persalinan di fasilitas kesehatan demi keselamatan ibu dan bayi.

Meski demikian, BPS mencatat masih ada pekerjaan rumah dalam aspek pemberdayaan perempuan di bidang politik. Persentase anggota parlemen perempuan di Kabupaten Mojokerto masih stagnan di angka 24 persen dan belum mengalami peningkatan dibanding tahun sebelumnya.

“Meski begitu, capaian IKG tahun 2025 dinilai menjadi sinyal positif bahwa program pemerintah daerah dalam mendorong kesetaraan gender mulai menunjukkan hasil nyata. Secara keseluruhan, capaian ini menunjukkan arah pembangunan gender di Kabupaten Mojokerto semakin membaik,” tegasnya. [Mia/Red]