Pelajar 15 Tahun Meninggal dalam Kecelakaan Motor dengan L300 di Mojokerto
MOJOKERTO (Awalan.id) — Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Raya Desa Mojokumpuk, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, Rabu (30/9/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Seorang pelajar berusia 15 tahun meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya terlibat kecelakaan dengan mobil Mitsubishi L300.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto Kota Iptu Sujito melalui Kasi Humas Polres Mojokerto Kota Iptu Suhartanto mengatakan, Korban diketahui berinisial MRVP, pelajar asal Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Kecelakaan bermula saat korban mengendarai sepeda motor Honda GL 160 dari arah utara menuju selatan.
“Korban berusaha menghindari sepeda motor yang berada di depannya. Karena menghindari kendaraan sepeda motor yang ada di depannya hingga berjalan terlalu ke kanan. Sesampainya di lokasi kejadian, korban terjatuh. Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju mobil Mitsubishi L300,” ujarnya.
Mobil Mitsubishi L300 tersebut dikemudikan PTS (36), warga Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang. Sepeda motor yang dikendarai korban kemudian tertabrak mobil tersebut. Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka serius pada bagian kepala.

“Anggota Unit Gakkum yang datang ke lokasi langsung melakukan olah TKP dan mengevakuasi korban ke RSUD RA Basuni, Kecamatan Gedeg. Sejumlah saksi dimintai keterangan dan petugas juga mengamankan kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan tersebut,” katanya.
Polisi mengimbau seluruh pengguna jalan untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Pengendara diminta tetap berkonsentrasi, mematuhi aturan lalu lintas, menjaga jarak aman, serta tidak memaksakan diri menyalip apabila ruang tidak mencukupi.
“Jangan berkendara bila dalam pengaruh alkohol, jangan balap liar atau kebut-kebutan. Bila mengantuk, segera menepi dan beristirahat di tempat yang aman. Para pengendara agar tidak menyalip dari kanan maupun kiri jika kondisi jalan tidak memungkinkan. Selalu konsentrasi dalam berkendara,” imbaunya.
Pihaknya juga meminta para pengendara menjaga etika selama berada di jalan raya. Menurutnya, keselamatan berlalu lintas perlu menjadi perhatian bersama demi menciptakan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).
“Keselamatan berkendara bukan hanya untuk melindungi diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya,” tegasnya. [Mia/Red]

