Libur Maulid Nabi, Ribuan Penumpang Keluar-Masuk Stasiun Mojokerto

MOJOKERTO (Awalan.id) – Libur Maulid Nabi Muhammad SAW menjadi momentum meningkatnya mobilitas masyarakat melalui jalur kereta api. Stasiun Mojokerto mencatat sebanyak 5.730 pelanggan menggunakan layanan kereta api selama periode 21-25 Agustus 2026.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono mengatakan, dari total tersebut, jumlah pelanggan yang tiba di Stasiun Mojokerto mencapai 3.033 orang. Sedangkan pelanggan yang berangkat dari Stasiun Mojokerto tercatat sebanyak 2.697 orang.
Data tersebut menunjukkan aktivitas perjalanan masyarakat melalui Stasiun Mojokerto cukup tinggi selama momentum libur Maulid Nabi Muhammad SAW. Pihaknya mengapresiasi seluruh pelanggan yang telah memilih kereta api untuk menemani perjalanan selama libur Maulid Nabi Muhammad SAW.
“Tingginya mobilitas pelanggan tersebut menunjukkan kereta api masih menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk melakukan perjalanan saat momentum libur,” ungkapnya, Kamis (27/8/2026).
Mahendro menyebut, tingginya mobilitas penumpang sekaligus memperlihatkan peran Stasiun Mojokerto sebagai salah satu simpul transportasi yang menghubungkan masyarakat dengan berbagai daerah.
Perjalanan menggunakan kereta api selama masa libur tersebut memiliki beragam tujuan. Mulai dari bertemu keluarga, melakukan perjalanan wisata hingga memenuhi berbagai kebutuhan lainnya.
Bagi KAI, kepercayaan masyarakat menggunakan kereta api menjadi tanggung jawab untuk terus menjaga kualitas pelayanan. Faktor keamanan, kenyamanan dan ketepatan waktu menjadi bagian penting yang terus diperhatikan dalam setiap perjalanan.

“Perjalanan ribuan pelanggan melalui Stasiun Mojokerto menunjukkan pentingnya kereta api sebagai sarana konektivitas masyarakat menuju berbagai daerah,” jelasnya.
Di sisi lain, KAI juga mengapresiasi peran pelanggan dalam menjaga ketertiban selama berada di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.
“Kami juga berterima kasih atas dukungan pelanggan dalam menjaga ketertiban dan kenyamanan selama berada di stasiun maupun di dalam kereta. Kolaborasi antara KAI dan pelanggan menjadi bagian penting untuk menciptakan perjalanan yang lancar dan menyenangkan,” tambahnya.
Untuk memberikan pelayanan terbaik, KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan upaya peningkatan kualitas layanan di stasiun maupun selama perjalanan. Stasiun Mojokerto menjadi salah satu bagian dari jaringan layanan tersebut dalam mendukung konektivitas masyarakat.
KAI mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan menggunakan kereta api agar mempersiapkan perjalanan sejak awal. Calon penumpang diminta mengecek kembali jadwal keberangkatan dan datang lebih awal ke stasiun.
Pelanggan juga diingatkan memanfaatkan layanan yang tersedia serta mengikuti ketentuan yang berlaku demi menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman.
“Dengan pelayanan yang terus dikembangkan, KAI berharap kereta api tidak hanya menjadi sarana transportasi, tetapi juga bagian dari pengalaman perjalanan masyarakat yang aman, nyaman, dan berkesan,” tegasnya. [Mia/Red]





