Header Menu Detik Style

Prakiraan Cuaca Jawa Timur 23 Maret 2026 : Berpotensi Hujan Petir

Caption : Ilutrasi hujan petir.

JAWA TIMUR (Awalan.id) – Prakiraan cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada, Senin 23 Maret 2026 menunjukkan potensi hujan petir yang dapat terjadi sejak pagi hingga sore hari. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem seperti genangan, pohon tumbang, hingga gangguan aktivitas harian.

Berdasarkan data prakiraan cuaca, kondisi pada pagi hari diperkirakan cerah namun berpeluang terjadi hujan petir di sejumlah wilayah. Memasuki siang hingga sore, cuaca diprediksi cerah berawan dengan potensi hujan petir yang masih berlanjut. Sementara itu, pada malam hari cuaca cenderung berawan dengan peluang hujan ringan.

Dini hari diprakirakan cerah berawan disertai potensi hujan ringan. Rentang suhu udara di Jawa Timur hari ini berkisar antara 14 hingga 35 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 48 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 39 kilometer per jam.

Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi secara cepat. Menurutnya, potensi hujan petir berisiko memicu bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan banjir dan longsor.

“Masyarakat diharapkan memantau informasi cuaca terkini serta mengantisipasi kemungkinan dampak seperti genangan air, pohon tumbang, maupun gangguan perjalanan. Kepada masyarakat agar memastikan saluran air di lingkungan tetap bersih dan menghindari aktivitas di area terbuka saat terjadi hujan petir,” ujarnya.

Selain itu, pengendara diminta berhati-hati karena kondisi jalan licin dapat meningkatkan risiko kecelakaan. Dengan potensi cuaca yang fluktuatif sepanjang hari, kesiapsiagaan masyarakat dinilai menjadi kunci untuk meminimalkan dampak yang ditimbulkan.

Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan guna memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat. [Red]

Tags :

Menarik Lainnya