JAWA TIMUR (Awalan.id) – Prakiraan cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada, Jumat 20 Maret 2026 menunjukkan potensi hujan petir yang dapat terjadi hampir sepanjang hari. Kondisi tersebut membuat masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kemungkinan dampak cuaca ekstrem.
Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, pada pagi hari cuaca diprediksi cerah berawan namun berpeluang terjadi hujan petir. Memasuki siang hingga sore hari, kondisi diperkirakan berubah menjadi berawan tebal dengan potensi hujan petir. Cuaca serupa diprakirakan masih berlangsung pada malam hari.
Sementara itu, pada dini hari cuaca diperkirakan berawan tebal dengan peluang hujan ringan. Suhu udara di wilayah Jawa Timur diprediksi berkisar antara 12 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan 45 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan 5 hingga 24 kilometer per jam.

Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, tanah longsor, maupun pohon tumbang.
“Intensitas hujan yang disertai petir dan angin kencang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat serta meningkatkan risiko kejadian darurat di sejumlah daerah. Masyarakat diharapkan terus memantau perkembangan informasi cuaca dan meningkatkan kesiapsiagaan,” ujarnya.
Terutama bagi warga yang tinggal di wilayah rawan bencana. BPBD Jawa Timur juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman, seperti membersihkan saluran air, memangkas ranting pohon yang berisiko tumbang, serta menunda aktivitas luar ruang apabila terjadi hujan lebat disertai petir.
“Dengan meningkatnya kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, diharapkan potensi dampak cuaca ekstrem dapat diminimalkan sehingga aktivitas masyarakat tetap berjalan aman dan lancar,” pungkasnya. [Red]






