Header Menu Detik Style

Jelang Idul Fitri, Satgas Pangan Mojokerto Sidak Pasar Kedungmaling, Harga Bapokting Cenderung Stabil

Caption : Satgas Pangan Kabupaten Mojokerto sidak Pasar Rakyat Kedungmaling.

MOJOKERTO (Awalan.id) – Menjelang perayaan Idul Fitri 2026, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Mojokerto menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap pasokan dan harga bahan pokok penting (bapokting) di Pasar Rakyat Kedungmaling di Kecamatan Sooko, Minggu (15/3/2026).

Kegiatan ini turut melibatkan Perum Bulog Kantor Cabang Mojokerto bersama sejumlah instansi terkait. Langkah tersebut dilakukan guna memastikan ketersediaan stok pangan serta menjaga kestabilan harga di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.

Dalam sidak tersebut, tim Satgas Pangan melakukan pemantauan langsung terhadap berbagai komoditas yang dijual pedagang. Hasil pantauan menunjukkan harga bahan pokok secara umum masih stabil, bahkan beberapa komoditas terpantau mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya.

Meski demikian, terdapat satu komoditas yang mengalami kenaikan, yakni minyak goreng premium yang naik tipis. Namun kondisi ini dinilai masih dalam batas wajar dan tidak mengganggu ketersediaan barang di pasaran.

Sementara itu, untuk komoditas penugasan pemerintah seperti beras SPHP dan minyak goreng Minyakita, harga terpantau tetap stabil dan dijual sesuai ketentuan Harga Eceran Tertinggi (HET). Wakil Kepala Bulog Mojokerto Fernando memastikan stok kedua komoditas tersebut masih mencukupi.

“Untuk komoditas beras SPHP maupun minyak goreng, ketersediaannya masih sangat cukup,” ujarnya.

Para pedagang di Pasar Kedungmaling juga berharap pasokan bahan pokok dari Bulog terus terjaga, khususnya menjelang masa libur dan meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Idulfitri. Saat ini, distribusi beras SPHP dan MinyaKita oleh Bulog Cabang Mojokerto dilakukan secara rutin untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga di pasar.

Melalui kegiatan sidak ini, Satgas Pangan Kabupaten Mojokerto menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pengawasan dan koordinasi lintas sektor. Upaya tersebut diharapkan mampu memastikan kebutuhan pangan masyarakat tetap terpenuhi serta harga bahan pokok tetap stabil hingga momentum Hari Raya Idul Fitri 2026. [Mia]

Tags :

Menarik Lainnya