MOJOKERTO (Awalan.id) — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto meningkatkan pengawasan keamanan pangan menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah. Hal itu ditunjukkan melalui inspeksi mendadak (sidak) yang dilakukan Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra di Pasar Raya Mojosari.
Dalam sidak tersebut, tim gabungan dari Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag), Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, serta Dinas Pangan dan Perikanan menemukan sejumlah produk pangan yang terindikasi mengandung zat berbahaya. Hampir seluruh sampel ikan asin dan cumi asin yang diuji diketahui mengandung formalin. Selain itu, kerupuk puli juga terdeteksi mengandung boraks.
“Sidak ini kami lakukan untuk memastikan bahan makanan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi, sekaligus memantau stabilitas harga kebutuhan pokok menjelang Lebaran,” ujar Bupati yang akrab disapa Gus Barra.
Meski demikian, hasil pemeriksaan terhadap komoditas lain seperti daging sapi, daging ayam, dan cecek menunjukkan kondisi aman dan layak konsumsi. Menindaklanjuti temuan produk berbahaya, petugas langsung mengamankan barang dagangan tersebut dari peredaran.
Pemerintah juga memberikan edukasi kepada para pedagang serta peringatan tegas agar tidak kembali menjual produk yang mengandung formalin maupun boraks. Pedagang diimbau lebih selektif dalam memilih pemasok untuk menjamin kualitas barang dagangan.

Di sisi lain, masyarakat juga diminta lebih waspada saat berbelanja di pasar tradisional, khususnya ketika membeli ikan asin, cumi asin, maupun kerupuk puli. Pemerintah menekankan pentingnya memastikan produk yang dibeli aman demi menjaga kesehatan keluarga.
Selain aspek keamanan pangan, sidak juga dimanfaatkan untuk memantau perkembangan harga kebutuhan pokok. Secara umum, harga beras dan minyak goreng terpantau relatif stabil. Namun beberapa komoditas mengalami fluktuasi menjelang Lebaran, seperti telur ayam yang sempat naik turun dan gula yang cenderung bergejolak akibat meningkatnya permintaan.
Sementara itu, harga daging ayam tercatat mengalami kenaikan cukup signifikan dibandingkan hari sebelumnya.
Bupati Mojokerto juga meninjau kondisi infrastruktur di area pasar. Ia memastikan perbaikan jalan yang sebelumnya berlubang dan becek telah rampung melalui pengaspalan serta pemasangan paving.
Dengan kondisi pasar yang lebih nyaman dan tertata, pemerintah berharap aktivitas jual beli semakin meningkat sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi para pedagang menjelang momentum Hari Raya Idul Fitri. [Mia]






