JAWA TIMUR (Awalan.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Timur pada, Senin 9 Maret 2026 didominasi kondisi berawan tebal. Diprediksi akan berpotensi hujan yang terjadi hampir sepanjang hari.
Berdasarkan prakiraan BMKG Juanda, pada pagi hari cuaca diperkirakan berawan tebal dan berpeluang terjadi hujan disertai petir di sejumlah wilayah. Memasuki siang hingga sore hari, kondisi berawan tebal masih berlanjut dengan potensi hujan intensitas sedang.
Sementara pada malam hari, hujan diperkirakan masih berpotensi terjadi dengan intensitas ringan. Sedangkan pada dini hari, cuaca kembali berpotensi hujan petir. BMKG juga mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 13 hingga 33 derajat Celsius.
Tingkat kelembapan udara cukup tinggi, yakni 52 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 46 kilometer per jam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.

“Masyarakat dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat memicu bencana hidrometeorologi. Hujan yang disertai petir serta angin kencang berpotensi menimbulkan sejumlah dampak seperti pohon tumbang, genangan hingga banjir di wilayah rawan,” ujar Agen Informasi Bencana, BPBD Jawa Timur, Achmad Kurniawan.
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap perubahan cuaca yang cukup cepat, terutama saat terjadi hujan petir yang disertai angin kencang. Ia juga mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar rumah untuk memperhatikan kondisi lingkungan sekitar serta menghindari berteduh di bawah pohon saat hujan disertai petir.
Selain itu, BPBD Jawa Timur juga meminta pemerintah daerah dan masyarakat di wilayah rawan bencana untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG guna mengantisipasi kemungkinan dampak yang ditimbulkan. [Red]






