JAWA TIMUR (Awalan.id) – Sebagian besar wilayah Jawa Timur diprakirakan akan mengalami cuaca berawan dengan potensi hujan disertai petir sepanjang Senin 16 Februari 2026. Kondisi ini disampaikan oleh prakirawan dari BMKG Juanda yang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem.
Pada pagi hari, cuaca diprediksi berawan dengan peluang hujan petir di sejumlah daerah. Memasuki siang hingga sore, awan tebal diperkirakan mendominasi dengan potensi hujan intensitas sedang. Kondisi serupa diprakirakan berlanjut hingga malam hari. Sementara pada dini hari, langit masih cenderung berawan.
Dengan kemungkinan kembali terjadi hujan disertai petir. BMKG mencatat suhu udara di wilayah Jawa Timur berkisar antara 14 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan cukup tinggi yakni 64 hingga 100 persen. Angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan antara 5 hingga 27 kilometer per jam.

Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengingatkan masyarakat agar mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi seperti genangan, banjir lokal, pohon tumbang, hingga sambaran petir, terutama saat hujan lebat disertai angin kencang.
“Masyarakat diharapkan tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan, khususnya pada siang hingga malam hari ketika potensi hujan sedang cukup tinggi,” ujarnya.
BPBD juga mengimbau warga untuk memastikan saluran air di lingkungan tetap lancar serta menghindari berteduh di bawah pohon saat terjadi hujan petir. Dengan kondisi cuaca yang cenderung tidak stabil, masyarakat diharapkan terus memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah guna mengantisipasi dampak yang mungkin ditimbulkan. [Red]






