JAWA TIMUR (Awalan.id)– Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan cuaca di wilayah Jawa Timur dan sekitarnya pada Jumat, 23 Januari 2026 didominasi kondisi berawan tebal dengan potensi hujan intensitas sedang hingga lebat, disertai petir di sejumlah wilayah.
Berdasarkan rilis BMKG Juanda, pada pagi hari cuaca diprakirakan berawan tebal dan berpeluang terjadi hujan petir. Memasuki siang hingga sore hari, potensi hujan lebat masih berlanjut. Sementara pada malam hari diprakirakan terjadi hujan dengan intensitas sedang, dan dini hari kembali berpeluang hujan petir.
BMKG Juanda juga mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 15 hingga 30 derajat Celsius, dengan kelembapan udara cukup tinggi yakni 61 hingga 100 persen. Arah angin dominan bertiup dari Barat Laut dengan kecepatan antara 5 hingga 47 kilometer per jam.
Menanggapi kondisi tersebut, Agen Informasi Bencana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengimbau masyarakat di Jawa Timur untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap potensi bencana hidrometeorologi.

“Dengan adanya potensi hujan lebat dan hujan petir hampir sepanjang hari, masyarakat diharapkan waspada terhadap kemungkinan banjir, tanah longsor, pohon tumbang, serta gangguan aktivitas akibat cuaca ekstrem,” ujarnya.
Ia juga meminta warga yang tinggal di daerah rawan bencana agar terus memantau perkembangan informasi cuaca dari sumber resmi. BPBD Jawa Timur memastikan kesiapsiagaan personel terus dilakukan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi di berbagai wilayah.
“Kami mengimbau masyarakat tidak berteduh di bawah pohon saat hujan petir dan tetap berhati-hati saat beraktivitas di luar ruangan. Dan segera melaporkan apabila terjadi kondisi darurat di lingkungan masing-masing,” tambahnya. [Red]






