Jawa Timur (Awalan.id) – Warga di sejumlah wilayah Jawa Timur diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem pada, Minggu 4 Januari 2026. Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda, kondisi cuaca diprakirakan didominasi awan tebal disertai peluang hujan petir hingga hujan ringan sepanjang hari.
BMKG Juanda memprakirakan, pada pagi hari cuaca di Jawa Timur umumnya berawan tebal dan berpeluang terjadi hujan petir. Kondisi tersebut diperkirakan berlanjut hingga siang dan sore hari. Sementara pada malam hingga dini hari, cuaca masih didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.
Suhu udara di Jawa Timur hari ini diprakirakan berkisar antara 14 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 48 hingga 100 persen. Adapun angin bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan sekitar 5 hingga 32 kilometer per jam. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur mengimbau masyarakat untuk tetap waspada.

Agen Informasi Bencana, BPBD Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak cuaca ekstrem yang berpotensi terjadi. “Potensi hujan petir dan hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih bisa memicu kejadian hidrometeorologi, seperti genangan, banjir lokal, tanah longsor, maupun pohon tumbang, terutama di wilayah rawan,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar menghindari aktivitas di luar ruangan saat terjadi hujan petir serta terus memantau informasi cuaca terkini dari BMKG dan peringatan dini dari BPBD setempat. BMKG Juanda terus memantau perkembangan dinamika atmosfer dan mengimbau masyarakat untuk tetap siaga menghadapi potensi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
“Jika terjadi kondisi darurat, masyarakat diharapkan segera melapor ke aparat desa atau BPBD agar dapat ditangani dengan cepat,” tambahnya. [Red]





