Mojokerto (Awalan.id) – Mojokerto Putra (PSMP) membuka kiprahnya di Grup N Liga 4 Piala Gubernur Jawa Timur (Jatim) 2025 dengan hasil meyakinkan. Bertanding di Lapangan Yonif 503, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto, Laskar Majapahit menundukkan Persekama Madiun dengan skor telak 3-0.
Kick-off baru berjalan kurang dari dua menit, pasukan Denny Rumba langsung menunjukkan tajinya. Serangan dari sisi kiri menghasilkan umpan silang matang yang disambar Hasbiyanto, mengoyak gawang Persekama dan mengubah kedudukan menjadi 1-0. Gol cepat ini membuat Persekama yang menjalani laga keduanya tampak kelabakan.
Setelah tertinggal, Persekama mencoba mengambil alih permainan dengan kontrol lapangan tengah serta umpan-umpan panjang. PSMP merespons dengan permainan lebih sabar dan terukur dalam membongkar pertahanan lawan. Upaya Persekama justru berbuah petaka ketika PSMP melancarkan serangan balik cepat pada menit ke-34.
Didit Agus dengan tenang menuntaskan peluang dan menggandakan keunggulan menjadi 2-0 hingga turun minum. Memasuki babak kedua, hujan disertai angin dan kilatan petir mulai mengguyur area pertandingan. Pergantian pemain dilakukan oleh kedua tim untuk menyegarkan permainan, namun tempo laga tetap sedang.
PSMP yang telah unggul dua gol tampil lebih kalkulatif dalam menjaga ritme. Keunggulan PSMP semakin tak terbendung ketika bola mati yang dieksekusi Vikrian pada menit ke-75 melesat mulus ke pojok kanan atas gawang Persekama. Skor 3-0 bertahan hingga wasit Briyan Sanjaya asal Malang meniup peluit panjang setelah memberikan tambahan waktu tiga menit.

Pelatih PSMP, Denny Rumba, mengapresiasi kerja keras para pemainnya di laga perdana ini. “Pertandingan pertama biasanya berat, tapi anak-anak mampu menjalani dan melaluinya dengan bagus. Kita tetap harus evaluasi dan fokus untuk pertandingan berikutnya,” ujarnya, Rabu (10/12/2025).
Denny menilai beberapa aspek harus segera dibenahi, terutama soal ketenangan dan penyelesaian akhir. Banyak peluang emas yang terbuang karena pemain terburu-buru. Ia juga menegaskan bahwa kondisi hujan tidak terlalu memengaruhi permainan, namun lapangan yang lembek membuat kontrol bola menjadi sulit.
“Kondisi lapangan agak lembek jadi bola sulit dikontrol bukan karena faktor cuaca. Recovery cuma sehari memang membuat semua pelatih di Liga 4 sedikit pusing, tapi itu bukan alasan karena tim lain juga sama. Tinggal bagaimana kita mendesain program recovery dengan tepat,” tambahnya.
Kemenangan telak di laga pembuka ini menjadi modal penting PSMP sebelum menghadapi laga kedua melawan Mojokerto FC di tempat yang sama, Jumat (12/12/2025). Meski kompetisi berlangsung tanpa kehadiran supporter, PSMP tetap menargetkan performa konsisten di setiap pertandingan. [Mia]






