SURABAYA (Awalan.id) – Momentum peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di Surabaya mendapat perhatian serius dari jajaran kepolisian. Sebanyak 3.670 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan jalannya aksi penyampaian aspirasi buruh di sejumlah titik strategis kota.
Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan memimpin langsung apel gelar pasukan pengamanan di depan Kantor Gubernur Jawa Timur, Jumat (1/5/2026). Apel tersebut digelar sebagai bentuk kesiapan pelayanan pengamanan dalam mengawal jalannya aksi dari berbagai elemen buruh yang dijadwalkan berlangsung di beberapa lokasi.
Seperti Kantor Gubernur Jawa Timur, Gedung DPRD Jawa Timur, hingga titik lain yang berpotensi menjadi pusat konsentrasi massa. Dalam arahannya, Kombes Pol Luthfi menegaskan bahwa pengamanan May Day bukan semata tugas pengendalian massa, melainkan bentuk pelayanan negara kepada masyarakat yang sedang menggunakan hak demokratisnya.

“Penempatan personel dilakukan untuk memastikan arus kegiatan berjalan tertib, aman, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat,” ujarnya.
Menurutnya, Hari Buruh merupakan momentum penting bagi para pekerja untuk menyuarakan harapan serta tuntutannya. Karena itu, aparat kepolisian diminta hadir bukan sebagai pihak yang berhadap-hadapan dengan massa, melainkan sebagai pengayom yang menjaga situasi tetap kondusif.
“Kami hadir untuk memastikan seluruh rangkaian penyampaian aspirasi berjalan aman, tertib, dan lancar,” katanya.
Ia berharap peringatan May Day 2026 di Surabaya dapat berlangsung dalam suasana damai, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. Pendekatan humanis yang diterapkan dalam pengamanan May Day tahun ini disebut menjadi wujud komitmen Polrestabes Surabaya dalam menjaga keseimbangan antara keamanan publik dan penghormatan terhadap hak demokrasi warga negara. [Al/Red]






