Prakiraan Cuaca Jawa Timur 15 Juni 2026 : Berpotensi Diguyur Hujan Ringan di Sejumlah Wilayah
JAWA TIMUR (Awalan.id) – Masyarakat di wilayah Jawa Timur diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi hujan ringan yang dapat terjadi di sejumlah daerah sepanjang hari ini, Senin 15 Juni 2026. Meskipun secara umum kondisi cuaca diprakirakan cerah hingga cerah berawan.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, kondisi cuaca pada pagi hari diprakirakan cerah dengan peluang hujan ringan. Memasuki siang hingga sore hari, cuaca masih didominasi kondisi cerah.
Namun potensi hujan ringan tetap dapat terjadi di beberapa wilayah. Pada malam hingga dini hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan peluang hujan ringan yang masih berpotensi terjadi secara lokal.
BMKG juga mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 12 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 47 hingga 100 persen. Sementara itu, angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan antara 5 hingga 34 kilometer per jam.

Menanggapi kondisi tersebut, Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan, mengimbau masyarakat agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca, terutama bagi warga yang beraktivitas di luar ruangan maupun di daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.
“Meski cuaca secara umum diprakirakan cerah, masyarakat tetap perlu mewaspadai kemungkinan hujan ringan yang dapat terjadi pada berbagai waktu. Kami mengimbau warga untuk selalu memantau informasi cuaca resmi dari BMKG dan meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melakukan perjalanan atau aktivitas di luar ruangan,” ujarnya.
BPBD Jawa Timur juga mengingatkan masyarakat untuk memastikan kondisi lingkungan sekitar tetap aman, termasuk membersihkan saluran air dan mengantisipasi potensi genangan di wilayah yang rawan saat terjadi hujan.
Masyarakat diharapkan terus mengikuti pembaruan informasi cuaca dan peringatan dini dari BMKG serta BPBD setempat guna mengurangi risiko yang dapat ditimbulkan akibat perubahan kondisi cuaca. [Red]
Berita Terkait

