Prakiraan Cuaca Jawa Timur 13 Juni 2026 : Berpotensi Hujan Petir, Warga Diminta Waspada Perubahan Cuaca
JAWA TIMUR (Awalan.id) – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Juanda memprakirakan sebagian wilayah Jawa Timur berpotensi mengalami hujan petir pada, Sabtu 13 Juni 2026. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perubahan cuaca yang dapat terjadi sejak pagi hingga sore hari.
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG Juanda, kondisi cuaca di Jawa Timur pada pagi hari diperkirakan cerah berawan dengan peluang terjadi hujan petir. Kondisi serupa juga berpotensi berlangsung pada siang hingga sore hari.
Memasuki malam hari, cuaca diprakirakan cerah berawan dengan peluang munculnya kabut atau asap di sejumlah wilayah. Sementara pada dini hari, cuaca diperkirakan berawan dan berpotensi terjadi hujan ringan.
Suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 13 hingga 34 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 57 hingga 100 persen. Adapun kecepatan angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan antara 5 hingga 31 kilometer per jam.
Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi secara lokal, terutama hujan petir yang berpotensi disertai angin kencang.

“Meski secara umum cuaca cenderung cerah berawan, masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi hujan petir yang dapat terjadi pada pagi hingga sore hari. Kondisi ini berpotensi memicu gangguan aktivitas di luar ruangan dan meningkatkan risiko pohon tumbang maupun genangan di beberapa lokasi,” ujarnya.
Achmad juga mengingatkan para pengendara untuk lebih berhati-hati saat berkendara, terutama ketika hujan turun disertai jarak pandang yang berkurang akibat kabut pada malam hingga dini hari.
“Kami mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dari BMKG serta menghindari berteduh di bawah pohon atau baliho saat terjadi hujan petir. Kewaspadaan menjadi langkah penting untuk meminimalkan risiko bencana hidrometeorologi,” tambahnya.
BPBD Jawa Timur juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila terjadi kejadian kebencanaan di wilayah masing-masing agar penanganan dapat dilakukan dengan cepat dan tepat.
Sementara itu, BMKG Juanda mengingatkan masyarakat agar selalu memperhatikan informasi prakiraan cuaca terkini sebagai langkah antisipasi menghadapi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. [Red]
Berita Terkait


