Prakiraan Cuaca Jawa Timur 11 Juni 2026 : Cerah, Namun Waspadai Hujan Ringan
JAWA TIMUR (Awalan.id) – Cuaca di wilayah Jawa Timur pada, Kamis 11 Juni 2026 diprakirakan didominasi kondisi cerah sepanjang hari. Meski demikian, masyarakat tetap diimbau untuk mewaspadai potensi hujan ringan yang berpeluang terjadi pada beberapa waktu.
Berdasarkan prakiraan cuaca dari Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Juanda, pada pagi hari cuaca di Jawa Timur diperkirakan cerah dengan peluang hujan ringan. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi pada siang hingga sore serta malam hari.
Sementara itu, pada dini hari cuaca diprakirakan berawan dan berpeluang terjadi kabut atau asap di sejumlah wilayah. BMKG Juanda mencatat suhu udara di Jawa Timur berkisar antara 11 hingga 34 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara mencapai 38 hingga 100 persen.
Adapun angin bertiup dari arah timur laut dengan kecepatan antara 5 hingga 30 kilometer per jam. Dengan kondisi tersebut masyarakat dihimbau agar tetap memperhatikan perkembangan informasi cuaca meskipun kondisi secara umum cenderung cerah.

“Cuaca cerah memang mendominasi di sebagian besar wilayah Jawa Timur hari ini. Namun masyarakat tetap perlu waspada terhadap potensi hujan ringan yang dapat terjadi secara lokal,” ujar Agen Informasi Bencana, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, Achmad Kurniawan.
Terutama saat beraktivitas di luar ruangan. Wawan (sapaan akrab, red) juga mengingatkan pengendara untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintas pada dini hari atau pagi hari di daerah yang berpotensi mengalami kabut.
“Kabut dapat mengurangi jarak pandang pengguna jalan. Karena itu, pengendara diharapkan menjaga kecepatan kendaraan dan memastikan kondisi lampu penerangan berfungsi dengan baik,” katanya.
Selain itu, masyarakat yang beraktivitas di sektor pertanian dan perikanan diminta memanfaatkan informasi prakiraan cuaca sebagai acuan dalam menyusun jadwal kegiatan agar tetap aman dan produktif.
BPBD Jawa Timur mengajak masyarakat untuk terus memantau informasi resmi dari BMKG dan pemerintah daerah guna mengantisipasi perubahan cuaca yang dapat terjadi sewaktu-waktu. [Red]
Berita Terkait


