MOJOKERTO (Awalan.id) – PS Mojokerto Putra (PSMP) terus mematangkan persiapan jelang putaran nasional Liga 4 musim 2025/2026. Selain pembenahan teknis, tim berjuluk Laskar Majapahit ini juga menempuh langkah spiritual dengan bersilaturahmi ke pengasuh Ponpes Amanatul Ummah, Asep Saifuddin Chalim.
Kunjungan yang diikuti manajemen, official, dan pemain tersebut dilakukan pada, Selasa (31/3/2026) tersebut untuk memohon doa serta suntikan motivasi agar tim mampu tampil maksimal di fase nasional yang dijadwalkan berlangsung pada April hingga Mei 2026.
Sekretaris PSMP, Deddy Wiyudhayana menegaskan bahwa kekuatan mental menjadi salah satu faktor penting dalam menghadapi persaingan di level nasional. “Kami tidak hanya menyiapkan fisik dan strategi, tetapi juga mental bertanding. Karena itu kami datang untuk memohon doa restu sekaligus motivasi,” ujarnya.
PSMP memastikan diri lolos ke putaran nasional setelah menembus delapan besar Liga 4 Kapal Api Piala Gubernur Jawa Timur. Dari total 69 tim peserta, hanya delapan tim yang berhak melaju ke fase tersebut. Pada babak delapan besar, PSMP tergabung bersama Persikoba Batu, Persinga Ngawi, dan Pasuruan United.

Sementara grup lainnya diisi Persenga Nganjuk, Triple’S Kediri, Persid Jember, dan Persepam Pamekasan. Meski hanya finis di posisi ketujuh, PSMP tetap memiliki peluang untuk bersaing memperebutkan tiket promosi. Dari delapan tim tersebut, hanya tiga tim yang akan naik kasta ke Liga 3 musim 2026/2027.
“Persaingan tentu akan semakin ketat. Karena itu kami terus melakukan evaluasi dan pembenahan tim. Hasil evaluasi putaran regional kemarin, manajemen PSMP juga berencana menambah kekuatan skuad di sejumlah lini yang dinilai masih membutuhkan peningkatan,” katanya.
Langkah tersebut diambil berdasarkan rekomendasi tim pelatih agar performa tim lebih kompetitif saat berlaga di putaran nasional. Dengan kombinasi persiapan teknis, peningkatan kualitas pemain, serta dukungan doa dari para ulama, PSMP optimistis mampu memberikan hasil terbaik dan mengharumkan nama Kabupaten Mojokerto di kancah nasional. [Mia]






