Mojokerto (Awalan.id) – Sinergi antar insan pers dan penyelenggara pemilu di Mojokerto tak hanya terbangun lewat ruang diskusi dan liputan berita. Kali ini, kebersamaan itu diwujudkan di lapangan futsal. Setelah pekan lalu melawan tim futsal Bupati Mojokerto, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Mojokerto kembali menantang lawan baru.
Yakni Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mojokerto. Pertandingan persahabatan akan digelar di lapangan futsal indoor Benteng Pancasila, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jumat (3/10/2025)
Ketua PWI Mojokerto, Aminuddin Ilham menegaskan bahwa pertandingan tersebut lebih dari sekadar olahraga. “Selain untuk menjaga kebugaran, laga ini menjadi ajang mempererat komunikasi antara pers dengan Bawaslu dan KPU. Kami ingin suasana yang cair dan penuh kebersamaan,” ujarnya, Rabu (1/10/2025).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Mojokerto, Dody Faizal menyebut olahraga bisa menjadi media kreatif untuk menyosialisasikan pengawasan partisipatif kepada masyarakat. “Pengawasan pemilu tidak harus selalu serius dan formal,” katanya.
Melalui futsal, lanjutnya, bisa memberi pesan bahwa menjaga demokrasi bisa dilakukan dengan cara yang menyenangkan. Ia pun mengajak masyarakat untuk turut hadir menyaksikan pertandingan tersebut.
“Mari ramaikan. Ini bukan soal siapa yang menang atau kalah, tetapi bagaimana kita menunjukkan kebersamaan dalam menjaga demokrasi,” imbuhnya.
Pertandingan diperkirakan berlangsung seru, mengingat ketiga tim sudah menyiapkan pemain terbaiknya. Dari lapangan berita hingga lapangan futsal, wartawan, penyelenggara, dan pengawas pemilu siap unjuk strategi. [Mia]






